
Bantuan yang dikirim oleh TNI untuk membantu korban terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (TNI)
JawaPos.com - Untuk membantu korban terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), TNI mengerahkan puluhan ribu prajurit dan ratusan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Sejak awal sampai hari ini (5/12), TNI juga sudah mendistribusikan 1.546 ton bantuan melalui jalur udara maupun jalur laut.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah menyampaikan bahwa alutsista udara yang sudah tergelar untuk membantu penanggulangan bencana alam banjir bandang dan longsor tersebut terdiri atas 18 pesawat dan 36 helikopter. Sementara alutsista laut terdiri atas 14 KRI milik TNI AL dan 1 ADRI milik TNI AD.
”Rekapitulasi keseluruhan bantuan logistik yang dibawa dari udara maupun dibawa oleh KRI itu ada total bantuan logistik sejumlah 1.546,34 ton,” terang Freddy.
Bantuan tersebut dikirim oleh TNI ke semua daerah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Termasuk daerah yang sempat terisolir seperti Sibolga dan Tapanuli Tengah di Sumut, Agam di Sumbar, dan Aceh Tamiang di Aceh. Secara tegas Freddy memastikan bantuan untuk korban terdampak bencana akan terus didorong oleh TNI dan jajaran.
”Perlu saya sampaikan kepada rekan-rekan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar itu menjadi target percepatan. Mengingat memang situasi itu krisis, kemudian seperti yang disampaikan kemarin kebutuhan akan pangan, kebutuhan akan air bersih, kebutuhan akan kesehatan. Itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak,” jelasnya.
Selain lewat jalur udara dan jalur laut, TNI juga melakukan dan mengupayakan distribusi bantuan melalui jalur darat. Upaya perbaikan jembatan yang sempat putus sudah dilakukan dengan memasang jembatan bailey. Jembatan tersebut berspesifikasi militer dan bisa digunakan untuk sementara waktu sebelum jembatan permanen dibangun kembali.
”Jembatan dengan rangka baja yang memang biasa kami gunakan untuk militer spek, kemudian sistem modular portable, kemudian kami siapkan untuk membantu akses jalur transportasi yang terputus. Seperti di Aceh ada 2 titik yang kami bangun, yaitu di Aceh Bireun dan juga di Aceh Utara. Kemudian di Sumatera ada di Tapanuli Tengah. Di Sumatera Barat ada berapa titik yang kami akan bangun,” jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
