
Ilustrasi penyaluran bantuan sembako dan bantuan PKH bagi warga di Yogyakarta. Bantuan untuk 7.001 penerima bansos di Jogja distop sementara karena terindikasi terlibat judi online. (Pos Indonesia)
JawaPos.com-Banyak warga kini mencari cara untuk mengecek NIK DTSEN untuk memastikan apakah mereka masih termasuk penerima bantuan sosial (bansos) pada tahun 2025. Tentunya, informasi ini penting karena pembagian desil kesejahteraan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kelayakan penerima program seperti PKH, BPNT, dan PBI-JK.
Melalui sistem DTSEN Kemensos (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), setiap penduduk dipetakan ke tingkat kesejahteraan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui arti desil dari DTSEN Kemensos.
Mengenal desil pada DTSEN Kemensos
Desil merupakan pembagian tingkat kesejahteraan menjadi 10 kelompok, dari desil 1 sampai desil 10. Penetapannya mengacu pada data DTSEN yang digunakan sebagai dasar penyaluran berbagai program bansos nasional. Berikut penjelasan kategorinya:
Desil 1: 10 persen penduduk termiskin (miskin ekstrem)
Desil 2: Masyarakat miskin
Desil 3: Hampir miskin
Desil 4: Rentan miskin
Desil 5: Kondisi pas-pasan atau mendekati menengah
Desil 6–10: Kelompok menengah ke atas (dianggap mampu dan tidak menjadi prioritas bansos)
Melalui pengelompokan ini, pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran.
Sementara itu, berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025, kelompok desil menentukan jenis bantuan, berikut rinciannya:
Desil 1–4: Berhak menerima bantuan PKH
