Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 November 2025 | 20.21 WIB

Hari Guru Nasional 2025, Presiden Prabowo Berikan Apresiasi kepada Guru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru yang telah berdedikasi terhadap pendidikan Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Jumat (28/11) lalu.

Sebanyak 9 ribu guru dari seluruh Indonesia hadir untuk merayakan bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan sejumlah jajarannya dalam Kabinet Merah Putih.

“Karena itu, Hari Guru Nasional ini, kesempatan sekali lagi saya ucapkan penghargaan terima kasih saya, atas nama bangsa dan rakyat Indonesia, terima kasih saya kepada semua guru yang ada di Indonesia,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemendikdasmen, Minggu (30/11).

Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah sektor yang sangat diutamakan pemerintah, salah satunya melalui langkah besar revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran dengan mengirimkan layar interaktif ke seluruh sekolah di Indonesia.

“Dipastikan setiap sekolah, setiap ruang kelas, tidak boleh ada satu desa pun yang tertinggal,” tegas Prabowo.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo. Hal itu menurutnya menjadi bentuk kecintaan, kedekatan, dan komitmennya dalam mewujudkan dalam mewujudkan pendidikan sebagai sarana utama membangun kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang bermartabat.

Lebih lanjut, Mu'ti memaparkan capaian besar sektor pendidikan sepanjang 2025 yang selaras dengan kebijakan Presiden, yaitu implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

“Dalam meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah telah melakukan berbagai program yang pada tahun 2024 disampaikan secara langsung oleh Bapak Presiden. Alhamdullilah program-program tersebut sudah kami terjemahkan dan laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Mendikdasmen.

Program-program tersebut meliputi 1) tunjangan guru non ASN menjadi Rp 2 juta; 2) penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah kepada 1.917.420 guru yang ditransfer langsung; 2) pemenuhan kualifikasi pendidikan S-1/D-4 bagi 12.500 guru dengan sistem RPL dan bantuan pendidikan sebesar Rp 3 juta per semester; 3) serta pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tertentu bagi 808.570 guru.

“Tahun 2026, kami menargetkan 150 ribu guru untuk mendapatkan program yang sama, mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan bantuan pendidikan Rp 3 juta per semester. Artinya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, akan ada sekitar 162.500 guru yang dalam waktu dua tahun mereka mendapatkan gelar S-1/D-4,” tambahnya.

Penguatan kompetensi guru juga dilakukan melalui pelatihan pembelajaran mendalam, coding dan kecerdasan buatan, kepemimpinan kepala sekolah, serta kompetensi guru bahasa Inggris. Selain itu, Kemendikdasmen juga telah melakukan revitalisasi sekolah di 16.175 satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran di 288.865 sekolah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore