
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandara Pondok Cabe, Sabtu (29/11). (Mabes Polri)
JawaPos.com – Polri menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dua pesawat CN dan Fokker diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe sebagai langkah cepat penanganan bencana.
Operasi ini menjadi bagian dari arahan langsung pemerintah, yang meminta respons cepat terhadap situasi darurat di wilayah terdampak.
Dalam keterangannya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut bahwa seluruh proses distribusi bantuan dilakukan secara terukur. Ia menegaskan bahwa instruksi untuk bergerak cepat langsung dijalankan tanpa penundaan.
“Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana, dan instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” kata Trunoyudo.
Trunoyudo juga memastikan bahwa operasi bantuan tidak hanya berfokus pada pengiriman logistik, tetapi juga penguatan kehadiran personel. Ia menjelaskan bahwa hampir 88 ribu personel telah disiapkan di seluruh Indonesia untuk menghadapi potensi bencana.
“Total keseluruhan 87.924 personel Polri disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Trunoyudo menyampaikan empati mendalam kepada seluruh warga yang menjadi korban bencana. Ia berharap agar keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, serta proses evakuasi dan pemulihan dapat berjalan lancar.
“Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga diberikan ketabahan,” ucap Trunoyudo.
Bantuan yang dikirim ke tiga provinsi tersebut mencakup ribuan paket kebutuhan mendesak bagi anak dan ibu. Paket itu berisi pakaian, makanan cepat saji, obat-obatan, kasur lipat, selimut, jas hujan, serta air minum untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Trunoyudo menjelaskan bahwa Polri juga mengirim perlengkapan teknis untuk memperkuat operasi lapangan. Bantuan itu meliputi genset, masker, peralatan pendukung komunikasi seperti Techno WiFi, hingga portable solar generator untuk lokasi yang mengalami keterbatasan energi.
Selain kebutuhan dasar, Polri juga mengerahkan peralatan SAR dalam jumlah besar. Peralatan tersebut termasuk puluhan perahu karet, ratusan pelampung, tenda peleton, tenda dokas, fieldbed, MTP, senso, serta skop runcing yang sangat dibutuhkan di lokasi terdampak.
Untuk memperkuat distribusi bantuan, armada laut dan udara dikerahkan secara maksimal. Kapal milik Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, dan Pingwin 5011 turut mengambil bagian, disertai helikopter dari berbagai polda.
Di sektor pelayanan konsumsi, Polri memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. Sebanyak 28 dapur lapangan telah berdiri di 22 polda, yang setiap harinya menyiapkan makanan bagi warga di titik-titik pengungsian.
Dengan berbagai langkah tersebut, Polri berharap dukungan darurat ini dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana. Operasi besar ini menjadi bukti bahwa Polri terus bergerak cepat untuk memastikan keselamatan dan pemulihan warga yang membutuhkan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
