
Pemerintah mengirimkan paket bantuan menggunakan 3 pesawat Hercules dan 1 pesawat A400 yang baru tiba di tanah air awal bulan ini, ke bandara terdekat lokasi bencana di Aceh, Sumut, Sumbar, Aceh.
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengerahkan langkah cepat untuk membantu warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sejak pagi hari, berbagai dukungan logistik dan personel dikerahkan melalui operasi udara TNI Angkatan Udara.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, memastikan bahwa seluruh proses pengiriman bantuan dilakukan sesuai arahan langsung Presiden.
“Atas instruksi langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, pagi ini pukul 07.30 WIB, diterbangkan 4 pesawat TNI-AU yaitu 3 pesawat Hercules dan 1 pesawat A400 yang baru tiba di tanah air awal bulan ini, ke bandara terdekat lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Teddy dalam unggahan pada media sosial Instagram, Jumat (28/11).
Menurut Teddy, pemerintah telah bergerak cepat sejak bencana terjadi. Ia menegaskan bahwa pengiriman logistik hari ini bukanlah bantuan pertama yang dikirimkan pemerintah pusat.
“Penerbangan pagi ini bukan pengiriman bantuan yang pertama. Sejak hari pertama kejadian di 25 November, Bapak Presiden sudah menginstruksikan seluruh tim terkait untuk langsung turun ke lokasi,” tegasnya.
Sejak hari pertama, berbagai pengiriman bantuan telah dilakukan melalui jalur udara, baik menggunakan pesawat TNI maupun pesawat komersial. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa daerah terdampak dapat segera menerima kebutuhan yang paling mendesak.
Teddy menjelaskan, bantuan yang diberangkatkan hari ini telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.
“Bantuan yang dikirim pagi ini telah disesuaikan dengan kebutuhan utama yang diminta oleh masing-masing kepala daerah, antara lain tenda, perahu karet, genset listrik, alat komunikasi dan penguat sinyal, tim dokter dan obat-obatan serta berbagai makanan siap saji, selimut, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Selain pengiriman bantuan, pemerintah juga berupaya melakukan langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak lanjutan bencana.
“Telah dilakukan pula modifikasi cuaca untuk sebisa mungkin mengurangi curah hujan,” ucap Teddy.
Teddy menekankan bahwa pemerintah pusat terus memantau situasi dan memastikan seluruh proses pertolongan berjalan cepat dan tepat. Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam mendukung proses evakuasi serta penyaluran bantuan.
“Pemerintah akan terus memastikan seluruh bantuan tersalurkan dan evakuasi dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
