
Momen peluncuran Dashboard Pohon Kinerja Polri untuk mengintegrasikan data dari tingkat Polres, Polda, hingga Mabes Polri. (Istimewa)
JawaPos.com - Polri kembali membuat terobosan penting dengan meluncurkan Dashboard Pohon Kinerja, sebuah platform digital yang menghubungkan indikator kinerja secara terintegrasi dari tingkat Polres, Polda, hingga Mabes Polri.
Terobosan ini menandai transformasi digital dalam pengawasan kinerja kepolisian di Tanah Air untuk tujuan memperkuat tata kelola digital supaya semakin presisi dan akuntabel.
Dashboard Pohon Kinerja Polri dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengendalian kinerja di seluruh jajaran kepolisian. Inovasi ini menjadi pijakan utama Polri dalam memperkuat tata kelola data secara modern, presisi, dan berbasis hasil (outcome-based governance).
Dashboard ini akan menjadi alat analisis dan monitoring yang lebih cepat, sistematis, dan akurat. Integrasi data kinerja dalam satu platform akan mempermudah proses pengambilan keputusan pada setiap level organisasi.
Dashboard Pohon Kinerja Polri menampilkan gambaran besar organisasi hingga indikator terkecil, sehingga memungkinkan pimpinan untuk melihat secara detail permasalahan maupun progres kinerja secara langsung. Hal ini diharapkan dapat mempercepat respons dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja.
Dashboard Pohon Kinerja Polri dirumuskan oleh Kombes Pol. Kus Sri Wahyuni yang berperan sebagai arsitek utama sistem. Dia bersama tim menyusun struktur indikator, logika hierarki Mabes, Polda, Polres, serta penyelarasan indikator dengan sasaran strategis Polri agar dashboard dapat digunakan secara seragam di seluruh jajaran.
Kombes Kus menekankan, Dashboard Pohon Kinerja Polri bukan sekadar kumpulan data, melainkan alat strategis untuk membaca kondisi organisasi secara menyeluruh. Melalui visualisasi yang jelas dan terhubung, setiap aktivitas diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pencapaian tujuan Polri secara nasional.
"Dashboard Pohon Kinerja bukan sekadar data. Ini adalah alat untuk membaca kinerja organisasi secara utuh dan memastikan setiap aktivitas memberikan dampak nyata,” kata Kombes Pol. Kus Sri Wahyuni dalam keterangannya.
Dalam merumuskan konsep dashboard, Kus Sri Wahyuni didampingi Septia Zul Putra, yang berperan sebagai think tank sekaligus penerjemah gagasan strategis dengan menyusun alur indikator, struktur logika, serta format yang mudah diimplementasikan oleh tim teknis.
Setelah konsep dan alur indikator matang, proses pengembangan digital kemudian dilakukan dilakukan oleh Wiwit Indarto. Ia membangun arsitektur data, integrasi komponen indikator, hingga tampilan visual interaktif agar dashboard mudah digunakan oleh operator dari tingkat Mabes hingga Polres.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
