
RESPONS TEGAS: Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memberikan keterangan di Puspenerbal Juanda kemarin (19/4).
JawaPos.com - Mabes TNI mengambil langkah tegas kepada pelaku pembuat dan penyebaran hoax Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bersama ribuan prajurit TNI mendeklarasikan diri mendukung Anies Baswedan sebagai bacal calon presiden (Bacapres). TNI memberikan ultimatum agar pelaku segera meminta maaf secara terbuka.
"TNI meminta kepada pihak MI (Menara Istana) selaku pemilik produk video, segera menjelaskan kepada publik dan menyampaikan permohonan maaf kepada TNI dan publik," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono kepada wartawan, Kamis (18/5).
Selain itu, TNI juga mendesak video tersebut segera digapus. Pasalnya dipastikan bermuatan hoax.
"TNI juga meminta Menara Istana menghapus video tersebut," jelas Julius.
Sebelumnya, beredar video berdurasi 8 menit dan 2 detik yang dinarasikan sebagai kegiatan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama ribuan prajurit mendeklarasikan diri mendukung Anies Baswedan sebagai bacal calon presiden (Bacapres).
Video ini diunggah oleh akun Youtube Menara Istana (MI) berjudul 'dipimpin Langsung Panglima yudo margono !! ribuan TNI resmi deklarasi Anies presiden 2024'.
Dalam video itu terlihat banyak potongan video yang disusun sedemikian rupa. Potongan itu meliputi kegiatan Anies bersama satuan TNI, lalu ada potongan video Panglima TNI sedang memimpin apel ribuan TNI. Video-video ini dibubuhi narasi dari seorang anggota TNI yang memakai masker dan seolah-olah menyatakan dukungan kepada Anies bersama ribuan prajurit lainnya.
"TNI menyatakan dengan pasti bahwa video tersebut adalah tidak benar atau hoax," tulis TNI melalui keterangan resminya, Kamis (18/5).
Peristiwa yang sesungguhnya terjadi adalah video itu menampilkan kegiatan olahraga Anies Baswedan di Markas Kopassus pada 9 November 2019. Ketika itu Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI.
"Jadi bukan Anies Baswedan dengan anggota partai Nasdem di Jawa Barat seperti yang dinarasikan dalam video youtube itu," ucap TNI.
Sementara, terkait narasi yang seakan-akan dibacakan oleh seorang prajurit TNI AD berpangkat Kolonel memakai masker sehingga tidak terlihat gerak mulutnya. Padahal prajurit tersebut tidak mengucapkan kalimat seperti dalam video yang beredar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022