
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Brigjen TNI Muhammad Nas. (Istimewa)
JawaPos.com - Beredar informasi aparat TNI membongkar bangunan SDN Wolomoni di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membangun Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Mabes TNI memastikan kabar tersebut tidak benar.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Brigjen TNI Muhammad Nas menjelaskan hal itu pada Selasa (9/6). Dia mengklarifikasi informasi itu. Menurut dia, tidak ada pembongkaran bangunan sekolah di Ende. Nas sudah memastikan hal tersebut setelah berkomunikasi dengan jajaran TNI di NTT.
”Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan Kopdes Merah Putih ditaruh untuk menggantikan sekolah, bukan. Kopdes Merah Putih itu dibangun di belakang sekolah. Akses jalannya kurang, sehingga melewati sekolah. Pas manuver alat berat, kena tiang sekolah yang pojok,” kata dia.
Setelah itu aparat TNI di sana berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah (pemda) setempat untuk menggeser sementara tiang tersebut agar alat berat bisa bermanuver. Nas memastikan, para prajurit TNI sudah mendapat izin dan akan memperbaiki tiang tersebut seperti sedia kala.
”Memang sebelumnya, kejadiannya, saat alat berat (manuver) kena dahan pohon durian orang, katanya sebesar jempol kaki. Ibu itu marah-marah, teriak-teriak. Nah, itu di-klip, ibu itu marah-marah, ada alat berat di situ, langsung diberi caption, babinsa lebih mengutamakan Kopdes Merah Putih dari pada sekolah,” jelasnya.
Menurut Nas narasi dan klip tersebut sangat berbahaya. Sebab, banyak masyarakat tidak mencari fakta sebenarnya. Sehingga mereka langsung percaya dan yakin bahwa TNI dengan tega membongkar sekolah untuk membangun Kopdes Merah Putih. Padahal, yang terjadi tidak demikian.
”Kira-kira bahaya nggak ini, pak? Sangat-sangat bahaya. Masyarakat kita tidak melihat, tidak mencari tahu, dan tidak mendalami fakta sebenarnya. Siapa yang mendalami? Kita. Masyarakat kita tidak mencari tahu fakta sebenarnya, tapi langsung men-judge,” ucap dia.
Lebih berbahaya lagi karena narasi dan klip tersebut kemudian disebarluaskan dan diamplifikasi sehingga membentuk opini publik, menyebabkan keresahan di masyarakat, dan memunculkan persoalan. Bahkan tidak jarang berujung perpecahan.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
