Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 20.54 WIB

Cegah Banjir di Bali dan NTT Terulang di Jawa, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa Timur dan Jawa Barat

Petugas menyemai garam modifikasi cuaca ke awan potensial untuk antisipasi cuaca hujan ekstrem di Jawa Timur dan Jawa Barat. (ANTARA/HO-BNPB) - Image

Petugas menyemai garam modifikasi cuaca ke awan potensial untuk antisipasi cuaca hujan ekstrem di Jawa Timur dan Jawa Barat. (ANTARA/HO-BNPB)

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kembali melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC). Kali ini, OMC dilakukan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang berisiko menimbulkan banjir di kedua provinsi tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bahwa OMC dilakukan setelah fenomena atmosfer, yang sebelumnya memicu banjir besar di Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) bergeser ke arah barat Indonesia.  

BNPB bersama BMKG terus memantau pergerakan gelombang atmosfer Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO). Saat ini potensi hujan lebat lebih terkonsentrasi di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” terangnya, Senin (15/9) sebagaimana dilansir dari Antara.  

OMC di Jawa Timur dilakukan sejak Sabtu (13/9) menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-DPI yang beroperasi dari Pangkalan Udara TNI AL Juanda.

Area penyemaian mencakup Kabupaten Lamongan, Bojonegoro, Tuban, hingga perairan Banyuwangi dengan 800 kilogram NaCl dan 1.600 kilogram CaO.

Di Jawa Barat, OMC dipusatkan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan pesawat Cessna Caravan PK-YNA.

Pada Minggu (14/9), dua sorti penerbangan menyemai 800 kilogram NaCl dan 800 kilogram CaO di atas langit Pandeglang Banten serta Bogor.

Berdasarkan pantauan radar BMKG, OMC di Jawa Barat terindikasi mampu mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek hingga 31 persen.

Abdul menjelaskan, operasi ini bertujuan meredistribusi curah hujan agar tidak terkonsentrasi di wilayah padat penduduk.

Di sisi lain, BNPB juga mengimbau pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dengan pembersihan drainase, normalisasi sungai, serta edukasi masyarakat menghadapi potensi banjir. “Harapannya banjir besar seperti di Bali dan NTT tidak terulang di Jawa,” imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore