Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 16.07 WIB

Massa Serahkan 17+8 Tuntutan Rakyat, Wiranto: Kalau Semua Permintaan Dipenuhi Repot

Tulisan pada unggahan tuntutan rakyat 17 + 8 (Instagram/@jeromepolin)

JawaPos.com-Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto memastikan Presiden Prabowo Subianto selalu mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk tuntutan massa aksi yang menamakan diri membawa “17+8 tuntutan rakyat”. Namun, ia mengingatkan tidak semua tuntutan bisa dipenuhi sekaligus.

“Sebagian apa yang diminta oleh para pendemo, oleh masyarakat, ya tentu selalu didengar oleh Presiden. Dan Presiden juga sedapat mungkin telah mendengarkan itu kemudian memenuhi apa yang diminta,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9). “Tentunya tidak serentak ya semua dipenuhi. Kalau semua permintaan dipenuhi kan juga repot,” sambung mantan Panglima ABRI itu.

Wiranto menilai, Prabowo merupakan sosok yang responsif terhadap harapan rakyat. Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden terkait penyerapan tuntutan-tuntutan yang disampaikan pendemo.

“Tentu kita nyerahkan saja kepada Presiden. Yang saya tahu beliau sangat memperhatikan, sangat mendengarkan, dan responsif terhadap apa yang diharapkan rakyat,” ujarnya.

Wiranto mengingatkan semua pihak agar tetap menahan diri dan tidak terbakar emosi. Ia menekankan, seluruh masalah bisa dibicarakan dan dikomunikasikan dengan baik bersama pemerintah.

“Karena semua masalah bisa dibicarakan dengan baik, bisa dikomunikasikan,” tuturnya.

Wiranto juga menyinggung perjuangan para pendahulu bangsa. Menurutnya, masyarakat saat ini seharusnya malu jika tidak mampu menjaga persatuan.

“Harusnya kita malu pada para pendahulu kita yang telah memerdekakan negeri ini. Mereka bertaruh nyawa melawan penjajah. Sedangkan kita hanya harus memelihara persatuan-kesatuan bangsa,” jelasnya.

Meski tak merinci agenda pertemuan, Wiranto menyebut dirinya dipanggil Presiden Prabowo untuk membicarakan langkah-langkah pemerintah pascaaksi demonstrasi yang berujung ricuh.

“Saya akan membicarakan hal-hal apa yang sebenarnya harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi semua ini. Tapi kembali tadi, kalau semuanya bisa nahan diri, tidak emosional, saya kira semuanya baik-baik saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis hingga influencer menyerahkan 17+8 tuntutan rakyat ke DPR RI, pada Kamis (4/9). Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Andovi da Lovez, Jerome Polin, Fathia Izzati, Abigail Limuria, hingga Jovial da Lovez.

Penyerahan 17+8 tuntutan rakyat itu diterima oleh perwakilan DPR RI, yakni Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade dan Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore