Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 02.10 WIB

Terkuak Sosok Salah Satu Driver Ojol yang Temui Wapres Gibran, Klaim Sudah Terdaftar Sejak 2015

Salah satu driver ojol yang bertemu Wapres Gibran (tengah), mengaku asli dan sudah menjadi pengemudi ojol sejak 2015. (Istimewa). - Image

Salah satu driver ojol yang bertemu Wapres Gibran (tengah), mengaku asli dan sudah menjadi pengemudi ojol sejak 2015. (Istimewa).

JawaPos.com - Identitas salah satu pengemudi ojek online (ojol) yang hadir dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Minggu (31/8), akhirnya terungkap. 

Sosok tersebut adalah Rahman Thohir, driver Gojek asal Cipinang, Jakarta Timur, yang sudah resmi terdaftar sejak 2015. Dalam keterangannya kepada media, Selasa (2/9), Rahman menegaskan bahwa dirinya memang driver aktif.

“Saya bergabung dengan Gojek sejak tahun 2015, jadi saya driver asli. Latar belakang pendidikan saya sarjana hukum dari Universitas 17 Agustus 1945,” ujar dia.

Rahman menyoroti maraknya narasi di media sosial yang meragukan keaslian para driver yang bertemu Wapres. Ia menilai, banyak pihak keliru memandang profesi ojol hanya diisi lulusan pendidikan dasar.

“Sekarang berkembang anggapan bahwa pengemudi ojol tidak berhak menggunakan istilah intelektual seperti eskalasi atau edukasi. Padahal, banyak di antara kami lulusan S1 bahkan S2. Jadi tidak tepat kalau driver ojol direduksi hanya berdasarkan stereotip pendidikan rendah,” tegasnya.

Tudingan paling keras datang dari warganet yang menyebut para driver yang hadir di Istana hanyalah 'intel'. Dugaan itu dipicu penggunaan istilah seperti taruna yang dianggap lekat dengan dunia militer.

Rahman membantah hal tersebut. Menurutnya, istilah itu sudah lama digunakan dalam komunitas ojol.

“Kata taruna dipakai untuk menyebut anggota baru atau mereka yang belum punya jabatan di komunitas. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan militer,” jelasnya.

Kontroversi mengenai representasi pertemuan ini mencuat setelah sejumlah pihak di media sosial menilai bahwa driver yang dipilih tidak mewakili suara mayoritas ojol. 

Namun bagi Rahman, kehadirannya adalah bentuk nyata partisipasi pengemudi di ruang dialog dengan pemerintah.

Sebelumnya ramai diberitakan kalau perwakilan ojol yang bertemu dengan Wapres Gibran merupakan sosok-sosok 'wayang' dan bukan merupakan driver ojol asli.

Ada banyak warganet yang mengulik latar belakang ojol yang bertemu Wapres Gibran memang memiliki kemiripan dengan orang-orang yang selama ini punya record dekat dengan dirinya. Salah satunya memang diduga kuat sebagai intel polisi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore