Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 07.41 WIB

Usai Rumah Ahmad Sahroni dan Eko Patrio, Beredar Video Diduga Rumah Uya Kuya Digeruduk dan Dijarah Massa

Foto keluarga Uya Kuya terlihat dalam video yang beredar saat sebuah rumah yang diduga rumahnya dijarah massa pada Sabtu (30/8) malam. (Platform X) - Image

Foto keluarga Uya Kuya terlihat dalam video yang beredar saat sebuah rumah yang diduga rumahnya dijarah massa pada Sabtu (30/8) malam. (Platform X)

JawaPos.com - Usai rumah Ahmad Sahroni dan Eko Patrio, kini rumah Uya Kuya yang juga anggota DPR RI menjadi sasaran penjarahan oleh massa. Dalam video yang beredar pada Sabtu (30/8) malam WIB, ratusan warga menggeruduk rumah Uya Kuya di daerah Duren Sawit. Massa langsung menyerbu ke dalam rumah tersebut.

Hanya dalam hitungan singkat, massa sudah memadati di dalam rumah. Bahkan, sejumlah massa juga langsung menaiki tangga menuju lantai dua.

Hal yang semakin memperkuat bahwa rumah tersebut milik Uya Kuya adalah ketika terlihat foto keluarga dari Uya Kuya, sang istri Astrid Kuya, dan kedua anaknya Cinta dan Nino.

Massa yang beringas terlihat dalam video menjarah dan membawa keluar barang-barang seperti kursi, dispenser, televisi, sepeda, bahkan kucing piaraan Uya Kuya. Tak hanya itu, massa tak tanggung-tanggung juga merusak sejumlah fasilitas yang ada di dalam rumah tersebut.

Sebelumnya, Uya Kuya dalam akun media sosial telah meminta maaf ke publik atas tindakannya joget-joget di gedung DPR RI usai diumumkan kenaikan tunjangan para anggota DPR dalam sidang tahunan MPR, beberapa waktu lalu.

"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini," kata Uya Kuya dalam video diunggah di akun media sosial.

Aksi joget sejumlah anggota DPR itu ternyata membuat tersinggung banyak orang, mengingat kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit. Di sisi lain, mereka justru mendapat kemewahan menjadi anggota DPR dengan tunjangan yang naik.

Banyak orang menganggap, anggota DPR tidak lagi menyuarakan kegelisahan rakyat karena mereka hanya mementingkan kepentingan diri mereka sendiri. "Kami memahami apa yang terjadi ini mengakibatkan luka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Terutama korban yang harus gugur akibat bentrokan yang terjadi," kata Uya Kuya.

"Tidak ada sedikitpun niat dari saya membuat suasana ini jadi gaduh. Dari hati saya, saya akan lebih berhati-hati lagi dalam bersikap, bertindak, bersungguh-sungguh mewakili rakyat Indonesia sebagai anggota DPR RI," imbuhnya.

Uya Kuya berjanji akan memperbaiki diri ke depannya dan akan berbuat yang terbaik untuk rakyat di dapilnya.

"Beri saya kesempatan sekali lagi untuk berbuat lebih baik lagi, lebih maksimal lagi dari apa yang saya lakukan selama ini," ujar Uya Kuya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore