Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 16.49 WIB

Kecam Mobil Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas, Anies Baswedan Singgung Pejabat yang Asal Bunyi

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecam keras insiden tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang dilindas mobil rantis Brimob saat aksi di depan Gedung DPR.

Ia menyinggung perilaku pejabat negara yang kerap asal bunyi dalam menanggapi peristiwa yang menyebabkan demonstrasi berkepanjangan ini.

“Bagaimana rakyat dituntut menyampaikan aspirasi dengan damai jika wakil rakyat dan penyelenggara negara berperilaku semena-mena dan berkomentar semaunya yang meremehkan akal sehat publik?” kata Anies dalam unggahannya, dikutip Jumat (29/8).

Selain mengkritik para pejabat, Anies juga menyampaikan kegeramannya atas tragedi yang menewaskan Affan.

“Kita amat terpukul dan geram atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal tragis saat menyuarakan hak. Hidup muda penuh harapan terenggut dalam perjuangan keadilan,” tuturnya.

Ia menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga almarhum, seraya menegaskan bahwa kehilangan tersebut tidak ada yang bisa menggantikannya.

Anies menilai, Affan hadir bersama ribuan rakyat dalam aksi karena menjalankan hak konstitusional yang wajib dilindungi negara. “Kita harus berdiri bersama mereka yang menuntut keadilan dan melindungi hak menyuarakan pendapat,” katanya.

Ia pun mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar melakukan investigasi transparan dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab. “Langkah Kapolri dengan permintaan maaf terbuka harus dituntaskan dengan penegakan hukum konsekuen,” tegasnya.

Menurut Anies, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting agar penyampaian aspirasi rakyat bisa tetap berlangsung tanpa rasa takut, sekaligus memastikan aparat dan pejabat negara benar-benar berpihak pada keadilan.

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat di Gedung DPR/MPR RI berakhir ricuh. Saat kericuhan, seorang pengemudi ojol tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Brimob.

Dalam video yang beredar di media sosial, pengemudi ojol yang belakangan diketahui bernama Affan Kurniawan itu terlihat ditabrak hingga terlindas oleh rantis.

Video itu pun viral dan memicu kemarahan publik. Apalagi setelahnya beredar video lain yang menunjukkan sejumlah massa mengejar mobil rantis yang diduga habis menabrak ojol. 

Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya terkait insiden rantis yang menabrak pengemudi ojol itu.

Menurut dia, ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu berada di dalam mobil rantis yang menabrak pengemudi ojol pada saat terjadi demo berujung rusuh.

Tujuh anggota tersebut, kata dia, masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore