
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez . (Istimewa)
JawaPos.com-Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez mengecam keras penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh militer Amerika Serikat (AS). Ia menyebut tindakan tersebut sebagai aksi terorisme negara yang mencederai norma-norma hukum internasional dan kedaulatan sebuah bangsa.
“Aksi terorisme ini dari negara yang baru saja terjadi di Venezuela, adalah sebuah kegusaran skandal terhadap norma-norma hukum internasional,” kata Diaz-Canel dalam pernyataannya, seperti dikutip dalam akun X @clashreport, Minggu (4/1).
Lebih lanjut, Diaz-Canel menilai agresi militer tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, Venezuela merupakan bangsa yang damai dan tidak pernah mengancam Amerika Serikat.
Namun, kata dia, AS justru melakukan penolakan terhadap presiden yang dipilih secara sah oleh rakyatnya. “Agresi militer terhadap suatu bangsa yang damai yang sama sekali tak mengancam Amerika Serikat dan penolakan terhadap presiden terpilih yang sah secara kedaulatan bagi rakyatnya,” tegasnya.
Lebih jauh, Diaz-Canel menegaskan bahwa tidak boleh ada sikap diam atau pembiaran terhadap apa yang ia sebut sebagai terorisme negara. Ia bahkan menyamakan peristiwa ini dengan kejahatan terhadap kemanusiaan.
“Tak mungkin ada keheningan atau penerimaan atas tindakan terorisme negara ini, peristiwa ini sebanding dengan kejahatan terhadap kemanusiaan zionisme Israel yang dilakukan di Jalur Gaza,” lanjutnya.
Secara tegas, Presiden Kuba itu juga menolak keras segala bentuk klaim atau intervensi asing atas kekayaan alam Venezuela. Ia menegaskan bahwa minyak, tanah, dan sumber daya alam Venezuela sepenuhnya merupakan milik rakyat Venezuela.
“Adalah minyak Venezuela, adalah tanah dan sumber daya alam Venezuela. Tak ada penguasa imperialis. Ini bukan halaman belakang, atau wilayah sengketa Anda untuk Venezuela dan tentu saja juga untuk Kuba,” katanya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
