
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menkeu Sri Mulyani, Mentan Andi Amran Sulaiman, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin di Yonif TP 843/Patriot Yudha Vikasa, Cibitung, Jabar, pada Rabu (20/8). (Kemenhan)
JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengajak 3 menteri ke Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 843/Patriot Yudha Vikasa pada Rabu (20/8). Ketiga menteri yang diajak tersebut terdiri atas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Ketiga menteri tersebut diajak meninjau Yonif TP yang bermarkas di Cibitung, Jawa Barat (Jabar) lantaran batalyon tersebut memiliki beberapa kompi. Termasuk kompi kesehatan dan kompi pertanian. Ditemui usai peninjauan batalyon tersebut, Sjafrie menyampaikan bahwa pemerintah ingin menegaskan dukungan terhadap program-program yang dilaksanakan oleh Presiden Prabowo Subianto.
”Intinya Kementerian Pertahanan dan TNI memastikan bahwa batalyon teritorial pembangunan akan mendukung program hilirisasi, mengamankan program hilirisasi, dan juga mengamankan program swasembada,” kata dia kepada awak media di Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa hilirisasi yang dimaksud oleh Sjafrie adalah hilirisasi pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Menurut dia, Yonif TP 843/Patriot Yudha Vikasa adalah contoh yang tepat. Sebab sudah mengintegrasikan semua itu. Karena itu,dia ingin TNI juga mengawal program yang dilaksanakan oleh Kementan.
”Ini akan diresonansikan ke seluruh Indonesia. Dan petani-petani sekitarnya pasti ikut. Oleh karena itu, dengan percontohan tadi, itu sangat menarik untuk sektor pertanian. Sehingga kami sudah memohon kepada pak menhan, agar perkebunan hortikultura di pertanian yang akan datang, yang kami akan hilirisasi, itu dikawal oleh TNI,” pintanya.
Amran berharap besar Kemhan dan TNI bersedia membantu Kementan. Sehingga nantinya semua pihak berkolaborasi untuk mensukseskan hilirisasi pangan. Apabila berhasil, dia percaya program tersebut akan menghadirkan kesejahteraan bagi petani Indonesia. Dan tentu saja membuat program swasembada pangan semakin cepat terwujud.
Berdasar informasi dari Kemhan, kunjungan Sjafrie bersama tiga menteri lain ke Yonif TP 843/Patriot Yudha Vikasa di Cibitung merupakan inisiatif murni dari mantan panglima Kodam Jaya tersebut untuk melakukan langkah-langkah komprehensif bersama kementerian dan lembaga lain. Tujuannya untuk mendukung program Presiden Prabowo yang telah membantu 100 batalyon teritorial baru di Indonesia.
Yonif TP 843/Patriot Yudha Vikasa merupakan salah satu batalyon baru yang menjadi percontohan dan prototipe bagi batalyon-batalyon serupa lainnya. Pada batalyon tersebut sudah dilengkapi kompi kesehatan, kompi pertanian, hingga kompi yang memiliki fungsi tempur atau pertahanan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
