
LOYAL: M. Hidayat berlatih di Lapangan B Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin. Dia baru saja memperpanjang kontrak bersama Persebaya Surabaya hingga 2025.
SURABAYA – M. Hidayat akan tercatat sebagai pemain paling lama yang membela Persebaya Surabaya dalam skuad Persebaya saat ini. Pemain asal Bontang itu berkostum Green Force sejak 2017. Senin (15/5) dia resmi memperpanjang kontrak sampai 2025.
Hidayat menyatakan senang bisa kembali berkostum Persebaya hingga dua musim ke depan. Meskipun diakuinya banyak tawaran dari klub lain. Dia menegaskan tidak ragu untuk kembali membela Persebaya.
”Ya, insya Allah ada keinginan untuk bisa di Persebaya terus sampai pensiun jika manajemen memberi kepercayaan,” ujarnya.
Menurut Hidayat, bertahan di Persebaya sejak 2017 tidak mudah. Datang perginya pemain-pemain hebat banyak memberinya pengalaman dan ilmu baru.
”Saya juga sudah nyaman di sini dan yang terpenting diberi kepercayaan,” ungkapnya.
Harapan pemain berusia 27 tahun itu tetap sama tiap musim. Dia ingin memberikan gelar juara Liga 1 untuk Persebaya. ”Sama dengan harapan suporter Persebaya juga,” paparnya.
Pelatih Persebaya Aji Santoso menegaskan, dirinya tidak ragu meminta manajemen untuk mempertahankan Hidayat. Menurut dia, mantan pemain Borneo FC U-21 itu sangat konsisten selama ini. ”Memang kalau main nilainya tidak pernah 9. Tapi selalu 7–8,” jelasnya.
Namun, pria asal Malang itu menegaskan tetap tidak ada jaminan bagi Hidayat untuk langsung masuk ke skuad inti. Tetap akan ada persaingan yang harus dimenangkan di dalam skuad.
”Yang jelas, satu persaingan ketat tidak ada jaminan pemain asing pun. Kualitas merata dari penjaga gawang sampai striker. Asing dan lokal harus rebutan posisi utama,” tuturnya.
Nah, kemarin sore Persebaya kembali menjalani latihan di Lapangan B Stadion Gelora Bung Tomo. Hanya satu pemain lokal yang belum tampak. Yakni, Alwi Slamat. ”Ya, hanya satu pemain lokal. Coba tanyakan manajer saja bagaimana,” ungkapnya.
Dalam latihan kemarin sore, Aji sudah masuk ke materi taktikal. Dia memulai untuk membenahi lini belakang. Dua pemain baru, yakni Kadek Raditya dan Yohanes Kandaimu, berkali-kali diingatkan cara bertahan ala Persebaya.
Mantan pelatih PSIM Jogjakarta itu ingin pertahanannya kuat sebelum laga uji coba melawan Bali United pada 28 Mei mendatang. Setelah itu, pelan-pelan dia akan mulai membenahi beberapa lini lainnya.
”Step-by-step, mulai pertahanan, tengah, hingga lini serang. Di antara itu juga saya sisipkan peningkatan fisik,” terangnya. (rid/c19/ali)
PERFORMA M. HIDAYAT DI LIGA 1 2022–2023
Main: 27 kali

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
