Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 00.11 WIB

Kembali Makan Korban, KKB Serang 2 Personel Brimob di Papua hingga Meninggal Dunia

ILUSTRASI. Personel Korps Brimob Polri menyisir zona merah rawan KKB dalam pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun.(Polri) - Image

ILUSTRASI. Personel Korps Brimob Polri menyisir zona merah rawan KKB dalam pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun.(Polri)

JawaPos.com - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali memakan korban jiwa. Rabu (13/8) 2 orang personel Brimob Yon C Nabire diserang oleh anak buah Aibon Kogoya hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIT di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire. 

Masing-masing korban yang gugur bernama Brigpol Muhammad Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki. Berdasar hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), KKB menembaki kedua korban. Tembakan yang diletuskan oleh KKB langsung melumpuhkan Bripda Nelson yang jatuh di lokasi, sementara Brigpol Arif turut menjadi sasaran. 

Berdasar keterangan saksi, sempat terlihat 2 orang tidak dikenali di sekitar lokasi tersebut. Mereka tampak membawa senjata laras panjang, berambut gimbal, dan mengenakan celana pendek. Kedua orang tidak kenal itu disebut menuruni bukit di sisi kanan lokasi kejadian.

"Kami sangat berduka atas kehilangan dua personel terbaik yang gugur saat menjalankan tugas negara. Langkah tegas dan terukur akan dilakukan untuk mengejar pelaku, khususnya kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya, serta memastikan keamanan di wilayah tersebut," kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani pada Kamis (14/8). 

Meski 2 polisi menjadi korban dalam aksi KKB tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Dia juga meminta masyarakat menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat kepolisian. 

"Percayakan sepenuhnya proses pengejaran dan penegakan hukum kepada aparat keamanan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga Papua tetap aman," ujarnya.

Kedua jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara aparat keamanan di Papua terus melakukan pengejaran terhadap KKB pimpinan Aibon Kogoya. Mereka juga memperkuat pengamanan di jalur strategis Trans Nabire–Paniai guna mencegah kejadian serupa.

Tidak hanya menyebabkan 2 polisi gugur, serangan KKB tersebut juga mengakibatkan hilangnya 2 pucuk senjata laras panjang AK-101, 6 magazen, serta satu body vest. Barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian antara lain 9 selongsong peluru kaliber 7,62 milimeter, 9 selongsong kaliber 5,56 milimeter, 2 telepon seluler milik korban, headset, serta satu proyektil yang ditemukan pada tubuh Brigpol Arif Maulana.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore