
ILUSTRASI. Personel Korps Brimob Polri menyisir zona merah rawan KKB dalam pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun.(Polri)
JawaPos.com - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali memakan korban jiwa. Rabu (13/8) 2 orang personel Brimob Yon C Nabire diserang oleh anak buah Aibon Kogoya hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIT di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire.
Masing-masing korban yang gugur bernama Brigpol Muhammad Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki. Berdasar hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), KKB menembaki kedua korban. Tembakan yang diletuskan oleh KKB langsung melumpuhkan Bripda Nelson yang jatuh di lokasi, sementara Brigpol Arif turut menjadi sasaran.
Berdasar keterangan saksi, sempat terlihat 2 orang tidak dikenali di sekitar lokasi tersebut. Mereka tampak membawa senjata laras panjang, berambut gimbal, dan mengenakan celana pendek. Kedua orang tidak kenal itu disebut menuruni bukit di sisi kanan lokasi kejadian.
"Kami sangat berduka atas kehilangan dua personel terbaik yang gugur saat menjalankan tugas negara. Langkah tegas dan terukur akan dilakukan untuk mengejar pelaku, khususnya kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya, serta memastikan keamanan di wilayah tersebut," kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani pada Kamis (14/8).
Meski 2 polisi menjadi korban dalam aksi KKB tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Dia juga meminta masyarakat menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
"Percayakan sepenuhnya proses pengejaran dan penegakan hukum kepada aparat keamanan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga Papua tetap aman," ujarnya.
Kedua jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara aparat keamanan di Papua terus melakukan pengejaran terhadap KKB pimpinan Aibon Kogoya. Mereka juga memperkuat pengamanan di jalur strategis Trans Nabire–Paniai guna mencegah kejadian serupa.
Tidak hanya menyebabkan 2 polisi gugur, serangan KKB tersebut juga mengakibatkan hilangnya 2 pucuk senjata laras panjang AK-101, 6 magazen, serta satu body vest. Barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian antara lain 9 selongsong peluru kaliber 7,62 milimeter, 9 selongsong kaliber 5,56 milimeter, 2 telepon seluler milik korban, headset, serta satu proyektil yang ditemukan pada tubuh Brigpol Arif Maulana.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
