Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 02.18 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tegaskan Indonesia Tak Perlu Angkatan Siber, Cukup dengan Satuan Siber

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Beberapa negara dunia memang sudah memiliki angkatan bersenjata baru, yakni Angkatan Siber atau Matra Siber. Menurut Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Indonesia tidak termasuk negara yang butuh Angkatan Siber. Dia menilai, keberadaan Satuan Siber TNI sudah cukup bagi Indonesia. 

Penegasan itu disampaikan oleh Menhan Sjafrie saat diwawancarai oleh awak media usai bertemu dengan Menhan Singapura Chan Chun Sing pada Selasa (5/8). Sjafrie mengakui bahwa Singapura memang sudah memiliki kepala staf siber atau seorang kepala staf yang memimpin Angkatan Siber. Namun, tidak semua negara harus memiliki Angkatan Siber. 

”Setiap negara kan punya tipikal masing-masing. Kan sibernya sudah ada sama teman-teman ini semua. Kita tinggal kolaborasi saja, tidak usah bikin kepala staf angkatan baru,” terang dia. 

Sjafrie pun menyinggung keberadaan Satuan Siber (Satsiber) TNI dan satsiber yang ada di masing-masing matra. Menurut dia, untuk Indonesia, satuan-satuan tersebut sudah cukup memadai. Bahkan sudah profesional, bisa diandalkan untuk turut membantu  pertahanan negara. Belum lagi kolaborasi sipil-militer yang terus dibangun oleh Indonesia, dia menilai semua itu sudah cukup.  

”Di TNI ada satuan siber. Satuan siber kolaborasi sama teman-teman yang profesional. Kan sishankamrata, total defense. Kemampuan sipil dan militer harus menjadi satu. Ini yang sekarang kita kerjakan,” ucap Sjafrie. 

Mantan panglima Kodam Jayakarta itu pun menambahkan, urusan pertahanan di Indonesia harus dikerjakan bersama-sama. Tidak hanya menjadi tanggung jawab militer, urusan pertahanan di Indonesia menjadi tanggung jawab semua pihak. Sebab, sishankamrata memang melibatkan semua aspek dan unsur-unsur masyarakat.

”Jadi, Indonesia ini harus dikeroyok (dikerjakan bersama-sama) pertahanannya oleh sipil dan militer. Dan ini teman-teman sekalian, jangan salah. Ini adalah potensi-potensi untuk memperkuat TNI apabila negara dalam keadaan emergensi,” tegasnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore