
TNI mengerahkan 20 kapal perang dan 3 unit pesawat tempur F-16 di Perairan Karimunjawa . Kekuatan sebesar itu dikerahkan untuk latihan dan unjuk kekuatan tempur. (TNI AL)
JawaPos.com - TNI mengerahkan 20 kapal perang dan 3 unit pesawat tempur F-16 di Perairan Karimunjawa pada Kamis (23/4).
Alat utama sistem persenjataan sebanyak itu dikerahkan dalam pelaksanaan Latihan Operasi Laut Gabungan dengan sasaran eks-KRI Teluk Hading.
Selain itu, TNI ingin menunjukkan kekuatan atau show of force atas berbagai alutsista yang dimiliki saat ini.
”Kegiatan ini merupakan demonstrasi kekuatan nyata, show of force, yang melibatkan interoperabilitas matra laut dan udara secara masif,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat diwawancarai pada Sabtu (25/4).
Tunggul menyatakan bahwa melalui latihan tersebut, TNI menegaskan kesiapan dalam menghadapi era peperangan modern yang melibatkan kerja sama taktis antara 20 KRI dengan pesawat F-16 TNI AU. Dalam latihan tersebut, eks-KRI Teluk Hading sebagai sasaran berhasil dihancurkan secara cepat melalui serangan terintegrasi.
”Kegiatan tahap I yaitu Penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI. Lalu tahap II yaitu Operasi Udara Lawan Laut (OULL) oleh 3 unit Fighter F-16 TNI AU yang melepaskan bom jenis MK-12 secara presisi,” ungkap Tunggul.
Dalam latihan tersebut, TNI tidak hanya melakukan penembakan rudal, melainkan turut berlangsung artillery duel yang melibatkan unsur striking force TNI AL dengan sistem penembakan modern presisi tinggi yang berhasil menghancurkan sasaran darat di Pulau Gundul.
Tunggul menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama para kepala staf angkatan turut hadir dalam acara tersebut. Mereka memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme prajurit dan kesiapan alutsista TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Baca Juga:Tak Hanya Super Garuda Shield, TNI Latihan Bersama Militer AS Lebih dari 170 Kali dalam Setahun
”Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk menguji kemampuan teknis, tetapi juga sebagai bentuk deterrence atau daya tangkal terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan negara,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
