Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juli 2025 | 20.39 WIB

PPP Berharap MUI Konsiten Menjaga Moral Bangsa dan Pembimbing Umat Islam di Usia Setengah Abad

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tahun ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) genap berumur 50 tahun atau setengah abad. Memasuki usia yang matang tersebut, MUI diharapkan konsisten menjaga moral bangsa dan pembimbing umat Islam di Indonesia. 

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menilai peran MUI sangat strategis dalam menjaga moral bangsa dan membimbing umat Islam di Indonesia selama lima dekade terakhir. "Di usia emas ini, kami mendoakan agar MUI senantiasa diberi kekuatan untuk terus menjadi cahaya bagi umat," kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono pada Sabtu (26/7).  

Mardiono yang merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan itu mengatakan, MUI harus menjadi penyejuk dalam keragaman dan terus menjadi mitra strategis bagi bangsa dan negara.

MUI tidak hanya berperan dalam memberikan fatwa dan panduan keagamaan. Juga harus berkontribusi besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. MUI menjadi jembatan yang menyejukkan antara umat dan pemerintah, termasuk antara nilai-nilai agama dan dinamika sosial kemasyarakatan.

Di tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan zaman, sambung Mardiono MUI tetap konsisten dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin. Komitmen ini terbukti melalui berbagai fatwa, sikap keagamaan, serta peran aktif dalam isu-isu strategis nasional. Khususnya soal pendidikan moral, ekonomi syariah, halal lifestyle, serta tanggapan terhadap problematika sosial masyarakat.

"Kami menilai MUI memiliki sumbangsih besar dalam menjaga moralitas publik, meneguhkan semangat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah," jelasnya.

Di tengah banyaknya tantangan seperti radikalisme, disinformasi agama, serta ancaman terhadap ideologi bangsa, MUI tetap menjadi garda terdepan dalam memberikan kesejukan dan kepastian hukum Islam. 

Sebagai partai Islam yang lahir dari rahim umat, PPP mengaku memiliki sejarah panjang kebersamaan dengan para ulama dan tokoh MUI. Komitmen membela umat dan memperjuangkan nilai-nilai keislaman menjadi salah satu semangat dasar perjuangan partai berlambang Ka'bah ini.

"PPP akan terus bersama MUI dalam membina umat dan membangun bangsa," katanya. Dia percaya bahwa sinergi antara kekuatan politik Islam yang moderat dan lembaga keulamaan seperti MUI, sangat penting untuk membentengi masyarakat. Khususnya dari arus penyimpangan nilai serta untuk menciptakan kehidupan berbangsa yang adil dan beradab. 

Dia berharap agar MUI terus memperkuat peranannya. Khususnya dalam membina generasi muda Islam. Agar tidak tercerabut dari akar tradisi. Tetapi juga mampu menghadapi tantangan global dengan sikap bijak, cerdas, dan berakhlak mulia. 

Milad ke-50 MUI itu disebut sebagai momentum refleksi bagi MUI untuk melihat kembali capaian selama lima dekade dan memperkuat langkah ke depan. Dalam usia yang semakin matang, MUI diharapkan semakin inklusif. Kemudian adaptif terhadap perkembangan zaman. Serta tetap menjadi benteng nilai keislaman di tengah masyarakat yang semakin kompleks. (wan) 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore