
Ilustrasi Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jalan AH Nasution Medan. Munawar/Antara
JawaPos.com - Seorang oknum jaksa berinisial EK dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batubara, diduga melakukan pemerasan terhadap S, selaku guru sekolah dasar (SD) yang anaknya terlibat kasus narkotika di Polres Batubara.
Menanggapi adanya hal ini, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengatakan tengah mengusut adanya dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh aparaturnya.
"Kejati Sumut langsung merespon cepat kejadian ini. kami melakukan klarifikasi langsung terhadap oknum jaksa, dan juga pihak-pihak terkait, " kata Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan dalam keterangannya di Medan, dikutip dari Antara Minggu (14/5).
Ia mengatakan, oknum jaksa tersebut untuk sementara tidak lagi bertugas di Kejari Batubara, tapi di SP-kan ke kantor Kejati Sumut untuk proses klarifikasi.
Informasi yang diperoleh dari Kejari Batubara bahwa berkas perkara tersebut saat ini masih dalam tahap penelitian berkas.
"Berdasarkan pengakuan dari oknum jaksa yang diviralkan tersebut, bahwa dirinya berkali-kali diminta bertemu oleh ibu tersangka S, tapi selalu menolak dan tidak pernah ada meminta apa pun. Jaksa itu pun membantah pernah meminta sesuatu," ujarnya.
Hanya saja, S yang merupakan ibu tersangka MRR yang dalam perkara narkotika ini tetap ingin bertemu dengan jaksa peneliti berkas itu, padahal jaksa bersangkutan hendak berangkat ke persidangan.
"Melihat kondisi kesehatan ibu tersangka yang sedang dalam keadaan sakit struk, oknum jaksa tersebut merasa hiba dan akhirnya menerima kedatangan Ibu S, dan pada saat itulah Ibu S meletakkan sesuatu. Nah, namun oknum jaksa justru menolak. Sembari tolak menolak, kemudian berhubung oknum Jaksa akan bersidang, maka oknum Jaksa meninggalkan ruangan," katanya.
Lanjut Yos, oknum jaksa tadi langsung merespon cepat dengan mengembalikan yang diletakkan di atas meja oknum jaksa tersebut oleh honorer, kepada oknum penyidik Polres yang katanya saudara ibu tersangka.
"Apabila ada informasi lanjutan terkait dengan permasalahan ini akan segera disampaikan. Harapan kita terhadap media pasti lebih jernih dalam memberikan informasi dan berimbang, " ujar mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini.
Sebelumnya, beredar video rekaman seorang jaksa di Kejari Batubara berinisial EK dan diduga melakukan pemerasan terhadap seorang guru berinisial S yang anaknya terlibat kasus narkotika di Polres Batubara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
