
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam upacara HUT ke-79 Bhayangkara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (1/7/2025)
JawaPos.com – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dikabarkan akan menerima penugasan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan di wilayah Papua.
Dalam rangka menjalankan misi strategis tersebut, Gibran juga direncanakan akan berkantor di Papua sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan di tanah Cenderawasih.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa diskusi intens telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir terkait penugasan khusus ini.
Menurut dia, ini menjadi kali pertama Presiden Prabowo memberi mandat langsung kepada Wakil Presiden dalam konteks penanganan masalah Papua.
"Dalam beberapa hari terakhir ini sedang didiskusikan untuk memberikan satu penugasan khusus dari Presiden kepada Wakil Presiden untuk percepatan pembangunan Papua. Saya kira ini pertama kali presiden akan memberikan penugasan kepada Wakil Presiden untuk penanganan masalah Papua ini," kata Yusril dalam acara Laporan Tahunan Komnas HAM di Jakarta, Rabu (2/7).
Yusril menjelaskan, sejauh ini memang belum pernah ada penugasan khusus dari presiden kepada wakil presiden terkait isu Papua.
Ia mencontohkan, pada pemerintahan sebelumnya, Wapres Ma’ruf Amin mendapatkan mandat pengembangan ekonomi syariah dari Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden (Keppres).
"Karena memang sampai hari ini belum ada penugasan khusus dari Presiden, biasanya itu dengan Kepres. Kalau Pak Kyai Ma’ruf diberikan tugas pengembangan ekonomi syariah oleh Pak Jokowi, dan sekarang ini akan diberikan penugasan mungkin ada juga kantornya Wakil Presiden untuk bekerja dari Papua," ujarnya.
Lebih lanjut, Yusril menekankan bahwa penugasan kepada Wapres Gibran tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Pemerintah juga akan memberi perhatian terhadap isu-isu hak asasi manusia (HAM), serta pendekatan yang lebih manusiawi dalam penanganan keamanan di Papua.
"Tentu tidak hanya pembangunan fisik, tapi juga termasuk masalah-masalah HAM dan bagaimana aparat keamanan kita menangani masalah Papua," jelasnya.
Ia menambahkan, indikator dan parameter pelaksanaan tugas di Papua juga akan dirumuskan dengan cermat agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan akuntabel.
Semua aspek harus ditangani secara terukur demi membangun kembali kepercayaan masyarakat Papua terhadap negara.
"Saya kira parameter-parameter itu sudah harus kita lakukan, dan kita tegakkan," pungkas Yusril.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
