Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Juni 2025 | 04.25 WIB

Kerja Sama Produsen Alutsista Lokal dengan Perusahaan Asal Turkiye Perkuat BMC Kirpi

Battlefield Management System (BMS) CY-16 H sebagai salah satu alutsista buatan industri pertahanan dalam negeri tampil di Indo Defence 2025. (Hariff Defense). - Image

Battlefield Management System (BMS) CY-16 H sebagai salah satu alutsista buatan industri pertahanan dalam negeri tampil di Indo Defence 2025. (Hariff Defense).

JawaPos.com - Indo Defence 2024 menjadi panggung kolaborasi bagi produsen alat utama sistem persenjataan (alutsista) lokal dan luar negeri. Mereka berkolaborasi dengan tujuan memperkuat kapabilitas pertahanan nasional. Salah satunya Hariff Defense, perusahaan yang membuat Battlefield Management System (BMS) CY-16 H. Mereka bekerja sama dengan perusahaan asal Turkiye, BMC. 

Dalam helatan Indo Defence 2024 yang berlangsung pada 11-14 Juni 2025, mereka berkolaborasi lewat kontrak pengadaan Multipurpose Armoured Vehicle (MPAV). Kontrak tersebut merupakan hasil kerja sama antara PT Indonesian Defense and Security Technologies (IDST) dengan BMC. IDST merupakan perusahaan industri pertahanan (inhan) yang menjadi mitra strategis Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam pengembangan industri pertahanan nasional. 

”Kerja sama ini adalah bentuk kontribusi kami dalam membangun ekosistem pertahanan yang lebih tangguh dan adaptif, serta menunjukkan bahwa produk dalam negeri memiliki kapabilitas dan nilai saing tinggi,” kata President Director Hariff Defense Adi Nugroho pada Rabu (11/6). 

Menurut Adi, kerja sama antara Hariff Defense dengan BMC yang dikenal oleh dunia melalui kendaraan tempur (ranpur) Kirpi tersebut merupakan tonggak penting dalam sinergi antara inhan dalam negeri dengan mitra internasional. Bukan hanya membuktikan kemampuan teknologi lokal untuk bersaing di kancah global, kerja sama itu menegaskan dukungan percepatan modernisasi alutsista TNI. 

Sebagaimana telah diketahui oleh publik, BMS CY-16 H adalah digitalisasi manajemen pertempuran. Alat tersebut berfungsi untuk memantau seluruh data perencanaan dan dinamika medan operasi dengan mudah. Saat ini BMS CY-16 H sudah diimplementasikan pada kendaraan-kendaraan tempur dan taktis milik TNI AD seperti Tank Leopard, Medium Tank Pindad, Anoa, dan Pandur.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membuka secara langsung Indo Defence 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo). Dia juga sempat meresmikan alutsista baru buatan PT Pindad, menyaksikan penandatanganan kontrak kerja sama dengan nilai mencapai Rp 33 triliun, dan berkeliling ke berbagai booth produsen alutsista lokal dan luar negeri didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. 

Di hadapan Presiden Prabowo, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa Indo Defence 2-24 diikuti oleh 1.180 peserta eksibisi dari 42 negara sahabat. Acara itu 659 perusahaan asing dan 521 produsen dari dalam negeri. Berbagai alutsista buatan dalam dan luar negeri dipamerkan dalam event tersebut.

”Secara khusus dilaporkan kepada bapak presiden, dalam Indo Defence banyak produksi yang mulai diawaki oleh generasi putra putri anak bangsa yang memiliki semangat nasional (sebagai) teknokrat Indonesia. Ini menunjukkan era kebangkitan generasi teknokrat modern di Indonesia,” kata dia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore