
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyampaikan pesan kepada siswa dan orang tua usai pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi. (Instagram @dedimulyadi71).
JawaPos.com - Sebanyak 273 siswa dan siswi di Jawa Barat (Jabar), angkatan awal yang menjalankan program pembinaan di barak militer telah rampung melaksanakan kegiatan tersebut. Terkait hal tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta maaf jika dalam pelaksanaannya, terdapat kekurangan.
Sebanyak 273 siswa SMA dari berbagai sekolah selesai menjalani pendidikan karakter di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat dan sudah kembali bertemu orang tua masing-masing.
Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan kepada para orang tua yang saat ini telah bertemu kembali dengan anak-anak mereka setelah terpisah karena sekitar dua pekan menjalani pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi.
"Untuk seluruh orang tua yang hari ini bisa kembali bersama anak-anaknya setelah hampir dua pekan terpisah semoga anak-anak yang sekarang kembali ke pangkuan ibu dan ayahnya semakin tumbuh dengan kultur dan karakter yang baru," ujar Dedi dalam keterangannya melalui Instagram @dedimulyadi71.
Dedi Mulyadi meminta agar para orang tua tidak menyia-nyiakan buah hati mereka yang memiliki masa depan. "Sayangi mereka dengan penuh cinta, jangan pernah menyia-nyiakan mereka karena setiap anak berhak atas masa depannya," imbuhnya.
Dedi Mulyadi juga mengungkapkan, ada 13 siswa yang menjadi anak angkat dirinya karena berbagai alasan seperti orang tuanya telah tiada, ada yang bekerja di luar negeri menjadi TKI hingga ada yang sudah bercerai.
Kepala daerah kelahiran Subang tahun 1971 itu lalu meminta maaf jika apa yang dilakukannya ada kekurangan. Menurutnya, lebih baik demikian ketimbang cuma wacana.
"Tidak akan pernah ada sempurna pasti ada kekurangan, tetapi memulai jauh lebih baik dibanding kita hanya bermimpi dengan wacana dan kajian akademis yang tidak pernah berakhir, untuk itu saya mohon maaf atas berbagai kekurangan yang kami miliki dan seluruh kekurangan itu akan terus kami sempurnakan," ujar Gubernur Jawa Barat itu.
Dedi melanjutkan, tidak ada kesempurnaan dalam sebuah kegiatan, tetapi kesempurnaan itu akan lahir melalui kerja keras dan terus memperbaiki diri dari sebuah kesalahan serta jauh lebih baik dibanding tidak pernah melakukan apa-apa.
"Semoga kinerja yang dilakukan untuk mendidik anak-anak bangsa, kinerja ketulusan yang keluar dari hati karena kegiatan yang dibangun dengan rasa maka akan melahirkan cinta, cinta akan melahirkan spirit bagi nasionalime bangsa," tegas Dedi Mulyadi.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
