
Pertemuan antara perwakilan pengemudi ojol dengan pemerintah di kantor Kemenko Polkam pada Selasa (20/5). (Humas Kemenko Polkam).
JawaPos.com - Aksi demo ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta pada Selasa (20/5) mendorong pemerintah untuk bergerak cepat. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) yang memfasilitasi dialog antara perwakilan pengemudi ojol dengan pemerintah mendorong penyelesaian masalah secara konstruktif dan komprehensif.
Melalui keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu (21/5), Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam Irjen Asep Jenal Ahmadi menyampaikan bahwa pemerintah sudah mendengar seluruh aspirasi para pengemudi ojol sebagai mitra aplikator penyedia jasa ojol. Hal itu dipastikan setelah mereka berdialog langsung di kantor Kemenko Polkam.
”Hasil kesepakatan dari rapat koordinasi kementerian dan lembaga yang dipimpin oleh wamenko polkam, dimana salah satunya adalah kita mendorong penyelesaian secara komprehensif permasalahan dari ojek online,” terang Asep.
Dalam pertemuan tersebut, Asep menyatakan bahwa hadir Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan dan pejabat lain seperti kapolda metro jaya, pangdam jaya, perwakilan dari KSP dan PCO, serta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
”Semua aspirasinya telah dicatat oleh dirjen perhubungan darat yang tentunya akan dibahas secara teknis oleh Kementerian Perhubungan. Tadi yang hadir kurang lebih ada 23 orang, termasuk dari daerah-daerah,” jelas dia.
Perwira tinggi bintang 2 Polri itu menyatakan bahwa, dalam urusan ini Kemenko Polkam berperan mengkoordinasi dan mendorong agar permasalahan yang muncul segera diselesaikan. Dia mengapresiasi aksi demo para pengemudi ojol yang berlangsung aman dan kondusif. Termasuk penyampaian aspirasi yang sudah dilakukan secara langsung.
”Bisa kami tindaklanjuti dan kami mendorong, kami monitor langkah-langkah yang bisa menjadi solusi dan penyelesaian yang konstruktif,” tegas Asep.
Dalam aksi yang dilakukan para pengemudi ojol, sedikitnya ada lima tuntutan yang disampaikan. Pertama pemberian sanksi tegas oleh presiden dan menhub kepada aplikator yang melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 dan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) KP Nomor 1001 Tahun 2022.
Kedua Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan antara Komisi V DPR, Kementerian Perhubungan, asosiasi pengemudi, dan aplikator guna membahas persoalan sistem dan regulasi transportasi daring. Ketiga penetapan batas potongan maksimal sebesar 10 persen dari pendapatan mitra pengemudi oleh perusahaan aplikator, menggantikan aturan saat ini yang kerap dilanggar hingga mendekati 50 persen.
Keempat, revisi sistem tarif penumpang, termasuk penghapusan skema-skema tarif seperti aceng, slot, hemat, dan prioritas yang dinilai merugikan pengemudi ojol. Kelima penetapan tarif layanan makanan dan pengiriman barang dengan melibatkan semua pihak termasuk asosiasi pengemudi, regulator, aplikator, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
