Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 15.07 WIB

Departemen Pertahanan AS Gandeng TNI dalam Misi Investigasi, Cari Personel Militer Perang Dunia II yang Diduga Hilang di Morotai Malut

Proses pencarian dan identifikasi tentara atau Angkatan Bersenjata AS yang diduga hilang di Morotai sejak Perang Dunia II. (Kedubes AS) - Image

Proses pencarian dan identifikasi tentara atau Angkatan Bersenjata AS yang diduga hilang di Morotai sejak Perang Dunia II. (Kedubes AS)

JawaPos.com - Tim Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk Pencarian dan Identifikasi Tentara yang Hilang atau Tawanan Perang (the Defense POW/MIA Accounting Agency/DPAA) tengah mencari personel militer eks Perang Dunia II, yang diduga hilang di Morotai, Maluku Utara.

Lewat keterangan resmi dari Kedutaan Besar (Kedubes) AS, disampaikan bahwa misi investigasi tersebut sudah selesai. Pihak AS dibantu dan mendapat dukungan dari TNI dalam menyelesaikan tugas tersebut.

Mereka telah mewawancarai 25 orang dan melakukan lebih dari 10 survei arkeologi. Tujuannya untuk mengumpulkan informasi berharga yang dapat membantu menemukan anggota Angkatan bersenjata AS yang hilang.

Misi tersebut merupakan bagian dari upaya DPAA untuk menemukan dan mengidentifikasi jenazah anggota angkatan bersenjata AS yang hilang.

Di Morotai, tim tersebut meneliti bukti sejarah, melakukan survei lapangan, dan melibatkan penduduk setempat untuk mengidentifikasi lokasi yang dinilai potensial. 

”Misi ini tidak hanya menyoroti komitmen kami kepada keluarga korban yang hilang, tetapi juga menunjukkan eratnya kemitraan berkelanjutan kami dengan Indonesia,” kata Sersan Satu Angkatan Darat AS Blake Garab lewat keterangan resmi tersebut dikutip Kamis (15/5).

Sersan Garab merupakan pemimpin misi investigasi tersebut. Dia menyampaikan terima kasih karena mendapat dukungan dalam menjalankan misi. Termasuk dukungan yang diberikan oleh masyarakat setempat di Morotai

”Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat setempat dan Kedutaan Besar AS saat kami berupaya memenuhi kewajiban mulia misi ini,” jelasnya. 

Selama kampanye Pasifik dalam Perang Dunia II, Morotai memainkan peran strategis. Morotai menjadi pangkalan utama bagi pasukan Sekutu sejak 1944.

Puluhan tahun kemudian, kawasan itu tetap menjadi lokasi penting dalam pencarian personel AS yang belum kembali.

DPAA menjalankan misi serupa di seluruh dunia. Mereka mendapat dukungan dari negara tuan rumah dan masyarakat setempat.

Salah satu misi mereka adalah menyediakan catatan selengkap mungkin tentang anggota angkatan bersenjata Amerika yang hilang. Total ada lebih dari 72 ribu warga AS masih belum diketahui keberadaannya sejak Perang Dunia II.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore