
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (tengah). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepada Bareskrim Polri untuk turun ke Jambi melakukan investigasi menyeluruh terkait peristiwa blackout di Sumatera. Menurutnya, peristiwa ini sudah menimbulkan kerugian besar.
Sahroni mengatakan, Polri telah mengumumkan dugaan awal tentang peristiwa ini disebabkan oleh cuaca ekstrem. Namun, temuan ini harus diperdalam, sehingga penjelasan kepada publik semakin rinci.
“Saya mendorong Polri, PLN, bersama pihak terkait, untuk segera menginvestigasi total akar masalah dari pemadaman di Sumatra ini. Berikan penjelasan yang clear, karena kejadian ini telah merugikan jutaan masyarakat," kata Sahroni kepada wartawan, Senin (25/5).
Bendahara Umum Partai NasDem ini menyampaikan, blackout di Sumatera menimbulkan kerugian bagi banyak pihak. Sehingga, perlu ada pertanggungjawaban hukum kepada pihak yang bersalah.
"Banyak aktivitas, pekerjaan, dan bisnis jadi terhambat dan tentunya merugi hingga miliaran rupiah. Dan usut juga kalau ada indikasi unsur pidana di sana, karena ini kejadian yang sangat fatal. Harus ada yang bertanggungjawab,” imbuhnya.
Atas dasar itu, Sahroni menilai perlu adanya ketegasan dari aparat penegak hukum. Sehingga, persepsi liar yang berkembang bisa diluruskan.
“Karena saat ini ramai di medsos masyarakat duga menduga terkait pemadaman ini, banyak isu liar. Nah ini yang kemudian harus diluruskan dengan fakta dan temuan rill di lapangan. Biar tidak gaduh tanpa kejelasan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Polri menyimpulkan Blackout Sumatera pada Jumat (22/5) lalu bukan karena sabotase. Penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri sejauh ini menduga padamnya aliran listrik beberapa provinsi di Sumatera itu disebabkan oleh gangguan cuaca.
Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin mengungkap hal itu dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (25/5). Pihaknya memastikan hal itu setelah melakukan gelar perkara.
”Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” kata Nunung.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
