Kapten Venezia FC Jay Idzes membawa timnya imbang 1-1 lawan US Lecce.
JawaPos.com-Jay Idzes kembali memimpin Venezia sebagai kapten saat timnya bertandang ke markas Empoli dalam lanjutan pekan ke-33 Serie A 2024/2025. Dalam duel penuh drama di Stadion Carlo Castellani, Minggu (20/4), Venezia harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2.
Hasil ini memperpanjang puasa kemenangan Venezia dan menjaga mereka tetap dalam bayang-bayang degradasi.
Venezia sebenarnya tampil cukup dominan. Tim asuhan Eusebio Di Francesco menguasai 55 persen bola dan melepaskan 13 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Namun, keberuntungan belum berpihak.
Empoli unggul lebih dulu lewat Jacopo Fazzini, sebelum Venezia menyamakan kedudukan melalui John Yeboah. Bahkan, Venezia sempat mencuri keunggulan lewat gol Gianluca Busio pada menit ke-85. Sayangnya, hanya tiga menit berselang, harapan tiga poin lenyap setelah Tino Anjorin mencetak gol penyeimbang untuk tuan rumah.
Suasana ruang ganti setelah pertandingan pun tak luput dari sorotan. Jay Idzes membocorkan bahwa beberapa pemain tampak frustrasi dan marah atas hasil imbang yang diraih.
"Di ruang ganti suasananya agak sulit. Beberapa orang marah, dan itu wajar. Kami sudah unggul lalu langsung kebobolan," kata Idzes, dikutip dari Tutto Venezia Sport.
"Kami sudah mencetak dua gol dan bangkit dari ketertinggalan, tapi kebobolan lagi hanya dalam hitungan detik. Itu sangat mengecewakan," lanjut kapten Timnas Indonesia itu.
Meski begitu, bek Timnas Indonesia itu mencoba untuk tetap berpikir positif dan menatap lima laga tersisa dengan optimisme tinggi.
"Kami tak boleh terus menoleh ke belakang. Masih ada lima laga final yang harus kami menangkan. Kami harus terus percaya, karena peluang tetap ada," tegasnya.
Hasil imbang ini membuat Venezia masih tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara Serie A dengan 25 poin, sama dengan Empoli yang berada di posisi ke-19. Mereka hanya terpaut satu poin dari Lecce yang saat ini menghuni zona aman.
Jay Idzes juga menyampaikan terima kasih kepada para suporter setia Venezia. Ia merasa dukungan fans sangat penting dalam misi menyelamatkan tim dari degradasi.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Curva dan seluruh fans yang terus bersama kami. Mereka selalu hadir, mendukung, dan memberi energi. Kami ingin membalasnya dengan menyelamatkan tim ini,"pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
