Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 April 2025 | 02.30 WIB

Indonesia-Turkiye Sepakat Perluas Kerja Sama Perdagangan, Targetkan Nilai Transaksi Dagang jadi USD 10 Miliar

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. (Setpres) - Image

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. (Setpres)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia akan meningkatkan nilai perdagangan dengan Turkiye sekaligus memperluas akses pasar.

Keinginan itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Turkiye, Kamis (10/4) waktu setempat.

Prabowo menjelaskan, peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan menghapus berbagai hambatan perdagangan dengan Turkiye.

"Kita sepakat memperluas akses pasar dan menghapus hambatan-hambatan perdagangan," kata Prabowo dalam keterangan pers bersama yang disiarkan virtual, Kamis malam (10/4).

Untuk merealisasikan kesepakatan itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku dirinya dan Erdogan telah menginstruksikan Menteri Perdagangan masing-masing untuk menyelesaikan pembahasan preferential trade agreement (PTA). Di situ akan lebih detail dibahas teknisnya.

Tak hanya itu, dia meyakini hal itu dapat menjadi langkah awal untuk membentuk perjanjian yang lebih maju yakni Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Di bidang investasi, kami sepakat menyelesaikan bilateral investment treaty secepat mungkin," sebut Prabowo.

Prabowo turut mengundang perusahaan-perusahaan Turkiye untuk berpartisipasi dan investasi dalam pengembangan sektor strategis di Indonesia. Seperti industri baterai, energi terbarukan, industri pertahanan, dan tekstil kelas atas.

Prabowo meyakini, Turkiye dan Indonesia harus sama-sama mengembangkan kekuatan ekonomi.

Sebab, hanya dengan kekuatan ekonomi yang kuat, suara kedua negara berkembang bisa didengar dunia. "Kita harus bersama-sama berkembang sebagai kekuatan ekonomi," tegas Prabowo.

Dalam kesempatan itu, dia turut mengapresiasi kontribusi perusahaan konstruksi Turkiye dalam pembangunan 42 rumah sakit di Indonesia. Termasuk ikut serta mendorong kerja sama lebih lanjut di bidang kesehatan, termasuk produksi vaksin bersama.

Tak hanya itu, Indonesia dan Turkiye juga akan menjalin kerja sama erat di sektor pertahanan.

“Kita juga memiliki kesepakatan untuk membuat joint venture yang penting antara perusahaan pertahanan strategis di antara dua negara kita,” jelas Presiden.

Sementara itu, Erdoğan juga menyampaikan komitmen pemerintahannya untuk terus meningkatkan hubungan di seluruh kerangka internasional. Seperti PBB, G20, D8, dan MIKTA. Turkiye juga menghargai posisi Indonesia terhadap isu Palestina.

"Pada masa mendatang kami akan terus bekerja bersama Indonesia dalam hal rekonstruksi Gaza dan juga dalam mempertahankan hak Palestina," ucap Presiden Erdoğan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore