Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2026 | 14.15 WIB

3 Pilar Kerja Sama Indonesia-AS yang Diteken Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Modernisasi Alutsista, Pendidikan, dan Latihan Bersama

Pete Hegseth menegaskan peningkatan kerja sama militer AS–Indonesia ke level Kemitraan Pertahanan Utama (MDCP) dalam pertemuan di Pentagon. Foto: (Anadolu Ajansi) - Image

Pete Hegseth menegaskan peningkatan kerja sama militer AS–Indonesia ke level Kemitraan Pertahanan Utama (MDCP) dalam pertemuan di Pentagon. Foto: (Anadolu Ajansi)

JawaPos.com — Amerika Serikat (AS) dan Indonesia secara resmi meningkatkan hubungan bilateral mereka ke tingkat yang lebih tinggi melalui pembentukan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP), sebuah kerangka strategis yang dirancang untuk memperdalam kerja sama pertahanan sekaligus memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Langkah ini menandai fase baru dalam hubungan militer kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun. Peningkatan status tersebut tidak hanya mencerminkan kedekatan strategis, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting dalam menjaga keseimbangan keamanan kawasan di tengah dinamika geopolitik global.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (14/4/2026), dalam pertemuan tingkat tinggi di Pentagon, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa Washington dan Jakarta sepakat “meningkatkan hubungan mereka menjadi kemitraan kerja sama pertahanan utama,” usai bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin.

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas arah baru kerja sama militer kedua negara. Dalam pernyataan bersama, kedua pihak menekankan bahwa kemitraan ini dibangun di atas fondasi kerja sama jangka panjang serta komitmen terhadap perdamaian, stabilitas, dan penghormatan terhadap kedaulatan nasional masing-masing.

Tiga Pilar Utama MDCP

Kerangka MDCP disusun berdasarkan tiga pilar strategis yang menjadi fondasi utama kerja sama. 

Pilar pertama mencakup modernisasi militer dan pembangunan kapasitas pertahanan guna meningkatkan kesiapan operasional. 

Pilar kedua berfokus pada penguatan pelatihan serta pendidikan militer profesional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

Sementara itu, pilar ketiga menitikberatkan pada perluasan latihan bersama dan kerja sama operasional guna memperkuat interoperabilitas kedua angkatan bersenjata.

Dalam implementasinya, kerja sama ini juga mencakup pengembangan kemampuan asimetris dan teknologi pertahanan generasi baru, termasuk di domain maritim, bawah laut, serta sistem otonom. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore