
Pete Hegseth menegaskan peningkatan kerja sama militer AS–Indonesia ke level Kemitraan Pertahanan Utama (MDCP) dalam pertemuan di Pentagon. Foto: (Anadolu Ajansi)
JawaPos.com — Amerika Serikat (AS) dan Indonesia secara resmi meningkatkan hubungan bilateral mereka ke tingkat yang lebih tinggi melalui pembentukan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP), sebuah kerangka strategis yang dirancang untuk memperdalam kerja sama pertahanan sekaligus memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Langkah ini menandai fase baru dalam hubungan militer kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun. Peningkatan status tersebut tidak hanya mencerminkan kedekatan strategis, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting dalam menjaga keseimbangan keamanan kawasan di tengah dinamika geopolitik global.
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (14/4/2026), dalam pertemuan tingkat tinggi di Pentagon, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa Washington dan Jakarta sepakat “meningkatkan hubungan mereka menjadi kemitraan kerja sama pertahanan utama,” usai bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin.
Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas arah baru kerja sama militer kedua negara. Dalam pernyataan bersama, kedua pihak menekankan bahwa kemitraan ini dibangun di atas fondasi kerja sama jangka panjang serta komitmen terhadap perdamaian, stabilitas, dan penghormatan terhadap kedaulatan nasional masing-masing.
Tiga Pilar Utama MDCP
Kerangka MDCP disusun berdasarkan tiga pilar strategis yang menjadi fondasi utama kerja sama.
Pilar pertama mencakup modernisasi militer dan pembangunan kapasitas pertahanan guna meningkatkan kesiapan operasional.
Pilar kedua berfokus pada penguatan pelatihan serta pendidikan militer profesional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, pilar ketiga menitikberatkan pada perluasan latihan bersama dan kerja sama operasional guna memperkuat interoperabilitas kedua angkatan bersenjata.
Dalam implementasinya, kerja sama ini juga mencakup pengembangan kemampuan asimetris dan teknologi pertahanan generasi baru, termasuk di domain maritim, bawah laut, serta sistem otonom.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
