
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengadu ke Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya padi serentak di Majalengka, Senin (7/4). (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengultimatum seluruh pemilik kendaraan yang sehari-hari beroperasi di wilayah Jawa Barat. Dia meminta seluruhnya dipastikan plat Jawa Barat, bukan plat daerah lain. Dia tidak ingin, kendaraan yang dipakai usaha di Jawa Barat dan menggunakan fasilitas jalan di Jawa Barat bayar pajak ke daerah lain.
Hal itu ditegaskan oleh Dedi Mulyadi dalam unggahan pada akun media sosial resminya Selasa (8/4). Dia meminta seluruh kendaraan yang beroperasi di Jawa Barat menggunakan nomor Jawa Barat. Bila masih terdata sebagai kendaraan dari luar Jawa Barat, harus segera dimutasi. Dedi Mulyadi memberi waktu untuk mutasi mulai besok (9/4) sampai akhir Juni 2025.
”Jangan sampai operasinya di Jawa Barat, ngerusak jalan di Jawa Barat. Tapi, bayar pajaknya di provinsi lain. Pokoknya tanggal 9 april sampai 30 Juni 2025 pajaknya dibebaskan selama tahun 2025,” tegasnya.
Kebijakan tersebut sengaja dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan bahwa penerimaan pajak kendaraan benar-benar optimal. Sehingga APBD yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun jalan dan memperbaiki jalan rusak tidak sampai disalahgunakan. Dia tidak ingin, jalan-jalan tersebut digunakan oleh kendaraan yang bayar pajak di luar Jawa Barat.
”Hari ini ada kabar gembira bagi warga Jabar, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Jabar, mobil-mobilnya beroperasi di Jabar, tapi nomornya masih luar Jabar, Baik perorangan maupun perusahaan pemerintah, perusahaan swasta. Saya minta mulai besok tanggal 9 april 2025 sampai 30 Juni 2025 segera untuk mutasi,” pinta Dedi Mulyadi.
Politisi Partai Gerindra itu memastikan bahwa tidak ada biaya mutasi maupun pajak tahun ini yang harus dibayarkan. Semua diberikan secara gratis. Sehingga para pemilik kendaraan hanya perlu membayar biaya lain seperti untuk pengurusan STNK yang memang berada di luar kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dedi Mulyadi menyebut, kebijakan itu sebagai kesempatan yang harus dimanfaatkan.
”Kami bebaskan adalah pajak kendaraan bermotornya dan biaya balik nama kendaraan, itu yang kami bebaskan. Ini kesempatan mohon dimanfaatkan,” kata dia.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
