
Antrian panjang mobil saat akan memasuki gerbang tol Cikampek saat periode mudik tahun lalu.
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho melaporkan bahwa kondisi lalu lintas saat ini sudah mulai normal setelah penutupan one way. Namun, berdasarkan data prediksi, masih terdapat 20-25 persen pemudik yang belum meninggalkan Jakarta.
"One way mudik selama 3 hari ini sudah ditutup oleh pak Menhub. Kami laporkan sampai saat ini kondisi lalu lintas sangat lancar dan proyeksi dari H+2 itu 2,1 juta kendaraan, sudah terdistribusi 1,65 juta kendaraan, jadi masih ada sisa berkisar 20-25 persen. Masih kita tunggu," ujarnya Minggu (30/3).
Pihak Kepolisian dan Kemenhub telah menyusun strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran. Langkah-langkah ini bertujuan memastikan pemudik bisa kembali ke kota asal dengan lancar, aman, dan selamat.
"Tentunya setelah arus mudik one way nasional selesai, kami dengan pak Menhub konsentrasi dengan arus balik, jadi arus balik tadi malam sudah kita rumuskan cara-cara strategis yang tepat untuk bisa menangani pemudik pada arus balik Lebaran," ujar Irjen Agus.
Pemerintah resmi menutup skema rekayasa lalu lintas One Way Nasional untuk arus mudik Lebaran 2025. Mulai Minggu (30/3) pukul 09.00 WIB, jalur dari Km 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Tol Kalikangkung Semarang kembali beroperasi normal.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengklaim pelaksanaan arus mudik Lebaran kali ini berjalan lancar. Puncak mudik terjadi pada 28 Maret 2025 (H-3 Idul Fitri) dan sukses dikendalikan berkat kerja sama berbagai pihak.
"Alhamdulillah jika kita melihat pelaksanaan arus mudik lebaran, berjalan dengan sangat baik. Saya sangat mengapresiasi semua stakeholder yang bekerja sama dalam menyukseskan arus mudik Lebaran, khususnya pihak kepolisian yang telah melakukan inovasi dengan oneway lokal," ucapnya.
Ia mengapresiasi kinerja Polri dalam melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Sehingga, berdampak mengurangi kepadatan arus lalu lintas.
"Apa yang dilakukan oleh Polri, itu berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas dengan sangat signifikan, sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan dengan lancar aman dan selamat," tegasnya.
Menhub Dudy mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik Lebaran agar merencanakan kepulangan dengan matang. Keselamatan dan keamanan harus diutamakan, serta lebih baik pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan.
"Kami ingin mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus baliknya dengan baik. Melihat apa yang dilakukan pada arus mudik kemarin maka apabila perjalanan direncanakan dengan baik, banyak masyarakat yang melaksanakan secara lancar, aman dan selamat sampai tujuan," katanya.
Dudy melanjutkan, bagi pemudik yang balik dari kampung halaman lebih awal dapat menikmati diskon tarif tol yang diberlakukan oleh Jasamarga.
"Jasamarga memberlakukan diskon tarif tol 20 persen tanggal 3-4 April, dari Kalikangkung sampai Cikatama. Itu sebabnya kami mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan balik lebih awal. Masyarakat dapat memanfaatkan diskon tersebut," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
