Laksdya TNI Edwin Rajo Mangkuto dilantik sebagai wakil gubernur Lemhannas pada Rabu (19/3). (Lemhanas).
JawaPos.com - Perwira tinggi (pati) bintang tiga TNI AL, Laksamana Muda (Laksda) TNI Edwin Rajo Mangkuto resmi menduduki posisi wakil gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Rabu (19/3) Edwin dilantik menjadi orang nomor dua di Lemhannas. Dengan bekal pengalaman selama bertugas di Angkatan Laut, Edwin memastikan kesiapannya membawa perspektif strategis ke Lemhannas.
Saat diwawancarai usai pelantikannya, Edwin menyampaikan bahwa pengalaman bertugas sebagai militer aktif selama puluhan tahun menjadi modal utama bagi dirinya. Bekal itu bakal dia maksimalkan selama bertugas sebagai wakil gubernur Lemhannas. Dia ingin pengalaman di bidang perencanaan strategis dan koordinasi lintas matra diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas barunya.
”Saya ingin mengaplikasikan pengalaman di bidang perencanaan strategis, koordinasi lintas matra, dan pengelolaan sumber daya manusia untuk memperkuat program kepemimpinan di Lemhannas Republik Indonesia,” kata dia kepada awak media di Jakarta.
Lemhannas merupakan lembaga negara yang mencetak calon pemimpin nasional. Untuk itu, mereka harus menyiapkan figur yang visioner, berintegritas, dan memiliki wawasan luas terhadap tantangan nasional dan global. Edwin menekankan bahwa pendidikan di Lemhannas perlu berorientasi pada praktik dan simulasi langsung.
Tujuannya agar para peserta dapat memahami kompleksitas pengambilan keputusan dalam kondisi nyata. Selain itu, berdasar pengalamannya di Angkatan Laut, Edwin melihat keamanan maritim sebagai isu strategis yang harus diperkuat dalam kurikulum kepemimpinan nasional.
”Keamanan maritim adalah elemen vital bagi kedaulatan dan ketahanan negara. Saya ingin memastikan para pemimpin masa depan memahami tantangan geopolitik dan geostrategis yang terkait dengan aspek ini,” jelasnya.
Khusus aspek tata kelola dan penegakan hukum, lanjut Edwin, dia berkomitmen untuk menanamkan disiplin serta standar etika yang tinggi bagi peserta pendidikan di Lemhannas. Menurut dia, pengalaman bertugas sebagai komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI bisa dia terapkan.
”Keberhasilan kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kecakapan intelektual, tetapi juga oleh integritas dan disiplin yang kuat,” ungkap alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) 1991 tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
