Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 17.31 WIB

Tiga Merek Migor Kemasan 1 Liter Dibandingkan, Netizen: Cuma Minyakita yang Bikin Istighfar

Netizen bandingkan tiga merek minyak goreng, kemasan sama-sama 1 liter, cuma Minyakita yang nggak jujur. (@asahidtehyung) - Image

Netizen bandingkan tiga merek minyak goreng, kemasan sama-sama 1 liter, cuma Minyakita yang nggak jujur. (@asahidtehyung)

 
JawaPos.com - Masyarakat Indonesia seolah tidak ada habisnya dikadali, dibohongi oleh para pemimpinnya sendiri. Belum juga kering luka di hati masyarakat mengenai Pertamina yang mengoplos Pertalite jadi Pertamax, muncul lagi kasus minyak goreng kemasan yang nggak sesuai takaran.
 
Minyak goreng yang nggak sesuai takaran tersebut adalah Minyakita. Diketahui, Minyakita merupakan merek minyak goreng atau migor rakyat yang merek dagangnya dimiliki oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag).
 
Viral di media sosial baru-baru ini, Minyakita ukuran kemasan satu liter, ternyata eh ternyata, isinya nggak sampai satu liter. Isi Minyakita kemasan satu liter didapati hanya 750 mililiter sampai 800 mililiter saja.
 
 
 
Kasus ini juga sudah mendapat atensi dari pemerintah dan kepolisian. Namun tetap saja, kepercayaan masyarakat lagi-lagi hilang terhadap produk yang berafiliasi dengan pemerintah.
 
Terkait hal tersebut, menyusul viralnya Minyakita yang nggak sesuai takaran, warganet di dunia maya membandingkan tiga merek migor dengan kemasan ukuran yang sama. Satu dari merek Sunco, satu Minyakita dan satu lagi bermerek Barco.
 
Hasilnya, dengan kemasan yang pada label sama-sama tertera berukuran satu liter, cuma Minyakita yang nggak jujur. Merek Sunco, dituang ke gelas takar berukuran 1000 mililiter, hasilnya sama, sesuai takaran.
 
Sementara merek minyak goreng Barco, dari kemasan tertera satu liter, saat dituang ke gelas takar, hasilnya juga sesuai, 1000 mililiter atau satu liter kurang beberapa cc saja. Minyakita bagaimana? Astaghfirullah, isinya cuma 800 mililiter.
 
"Guys...! Yang tengah adalah produk minyak goreng milik negara. Sedangkan yang kiri dan kanan milik swasta. Sila cek video ini. Terus kita harus percaya sama siapa..???" tanya netizen di X dengan akun @MariaAlkaff_ membagikan video perbandingan tiga merek minyak goreng satu liter.
 
Perbandingan tersebut memicu ribuan komentar dan impresi dari netizen, dari warganet. Apakah masyarakat kaget? Tentu saja tidak. Banyak yang menilai kalau merek milik swasta memang selalu lebih baik, lebih berani jujur.
 
"MALING adalah BUDAYA kita..." komentar pengguna X dengan akun @Blue_Shoe_Cant.
 
Tak sedikit juga netizen yang mempertanyakan, mengapa bisa merek yang sejatinya milik pemerintah berani melakukan hal tersebut. Banyak dari masyarakat sanksi kalau tidak mungkin pemerintah dalam hal ini Kemendag tidak mengetahui praktik culas tersebut.
 
"Ini minyak goreng yang diperkenalkan sama si @ZUL Hasan ya? Hey @prabowo liat nih kelakuannya menteri lu!" komentar pengguna X lainnya dengan akun @vanc1Bozz.
 
Tak sedikit juga yang mengutip ayat mengenai praktik mengurangi timbangan tersebut. Netizen heran, apakah pemerintah, pihak-pihak yang terlibat tidak takut dosa besar terhadap penjual yang mencurangi timbangan.
 
"Mentang-mentang berkuasa, ngadalin rakyat," komentar pengguna X dengan akun @AfifMuh37.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore