Ryan Kurnia. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ryan Kurnia menjadi sorotan dalam dua pertandingan terakhir yang dimainkan Persib Bandung. Ia kembali mencetak gol saat melawan Persik Kediri, Rabu (6/3) setelah sebelumnya juga melakukan hal yang sama ketika timnya dikalahkan Persebaya Surabaya.
Gol yang ia cetak dalam dua pertandingan tersebut tercipta dalam situasi yang berbeda. Saat melawan Persebaya, Sabtu (1/3), Ryan mencetak gol di situasi Persib yang sudah tak berdaya karena tertinggal tiga gol dan setelah gol tersebut, Francisco Rivera mencetak gol keempat untuk Persebaya.
Sementara saat melawan Persik Kediri, Ryan menjadi pilihan utama pelatih Persib Bojan Hodak. Pemain 28 tahun tersebut memberikan kontribusi positif pada permainan Pangeran Biru dengan mencetak gol di menit ke-45+6. Gol yang dicetak melalui sundulan tersebut membuat Persib unggul 2-0 di babak pertama.
Menjadi pilihan utama Bojan Hodak dan mencetak gol adalah dua hal yang sangat disyukuri oleh Ryan Kurnia. "Tentunya saya bersyukur di pertandingan hari ini. Alhamdulillah kembali saya masuk starting (line up) lagi dan bisa mencetak gol," ucapnya.
Kerja keras menjadi salah satu faktor Persib kembali ke jalur kemenangan. "Ini berkat kerja keras tim juga semuanya. Saya bersyukur karena semua memberikan yang terbaik dan memenangkan pertandingan hari ini," pungkas Ryan.
Pemain nomor punggung 96 tersebut bermain sangat efektif sebelum digantikan David Da Silva pada babak kedua. Menghimpun data permainannya dari Sofascore, Ryan Kurnia sama sekali tidak melepaskan tendangan ke arah gawang Persik Kediri. Namun, ia berhasil memanfaatkan satu peluang dari sundulan dan bola masuk ke gawang yang dikawal oleh kiper Persik Kediri Leonardo Navacchio.
Permainan efektif tersebut sebenarnya sudah dilakukan Ryan Kurnia sejak melawan Persebaya. Pemain 28 tahun itu juga hanya memiliki satu peluang dan langsung mencetak gol dengan tendangan voli.
Golnya ke gawang Persik Kediri merupakan golnya yang ketiga musim ini. Melansir Transfermarkt, perolehan golnya di musim ini lebih baik dibandingkan musim lalu karena Ryan Kurnia hanya mencetak satu gol dari 23 pertandingan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
