PSM vs Persebaya. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi Stadion BJ Habibie Parepare. Momen tak biasa terjadi saat press conference menjelang laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Kamis (6/3/2025) malam.
Paul Munster melakukan aksi menutup hidung dan mulut sepanjang sesi konferensi pers. Aksi itu dilakukan karena ruangan tempat konferensi berbau menyengat cat baru.
"Saya mendengar situasi di sini. Tempat ini (Stadion BJ Habibie) tidak siap," ujar Paul Munster dengan nada kecewa.
Pelatih asal Irlandia Utara itu mengungkapkan, fasilitas stadion masih jauh dari kata layak. Para pemain Persebaya Surabaya bahkan harus berganti pakaian di lapangan.
Menurut Paul Munster, ruangan di stadion tersebut tidak dilengkapi pendingin udara (AC). Selain itu, bau cat yang menyengat membuat kenyamanan timnya terganggu.
"Tidak ada pendingin (AC), ruangannya berbau dan pemain kami harus berganti pakaian di luar ruangan," tambah Munster. Situasi ini dinilai Paul sangat tidak profesional.
Paul juga menyayangkan keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang tetap mengizinkan laga digelar di stadion tersebut. Menurutnya, stadion itu belum benar-benar siap digunakan untuk pertandingan resmi.
"Saya kaget melihat kondisi ini. Situasi ini tidak bisa diterima. Saya tidak percaya kita akan bermain di tempat dengan situasi seperti ini. Harusnya tetap bermain di Bali atau stadion lainnya," cetus Munster. Pelatih berusia 42 tahun itu tampak sangat geram.
Laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/3/2025) pukul 21.30 WITA. Duel klasik ini menjadi pertandingan pertama PSM di Stadion BJ Habibie setelah renovasi panjang selama lebih dari setahun.
Meski baru direnovasi, kondisi stadion masih jauh dari kata sempurna. Hal ini menjadi sorotan utama Paul Munster jelang laga penting tersebut.
“Ya, kami sudah mengirimkan surat (ke PT LIB), surat sudah dikirimkan tapi belum ada balasan dari mereka, ya, apa yang bisa dikatakan? Kami ingin tahu, tapi manajemen sudah mengirimkan surat seperti yang saya katakan, tapi belum ada jawaban, ini gila, besok sudah Rabu, kemudian Kamis, lalu Jumat (hari pertandingan hadapi PSM Makassar). Jadi, ya begitulah kondisinya,” keluh Paul Munster sebelum berangkat ke Stadion BJ Habibie.
Persebaya Surabaya sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Persib Bandung 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo. Kini, Green Force menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dari 25 laga yang sudah dijalani, Persebaya Surabaya mengoleksi 13 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Tim kebanggaan Bonek juga telah mencetak 30 gol dan kebobolan 27 kali.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
