
Ilustrasi teknologi Chatbot AI. (istockphoto)
JawaPos.com – Dalam dunia kecerdasan buatan, teknologi terus berkembang dengan berbagai model yang menawarkan keunggulan masing-masing.
Dua chatbot AI yang saat ini banyak diperbincangkan adalah ChatGPT dari OpenAI dan Deepseek dari Tiongkok.
Keduanya dirancang untuk memahami dan merespons bahasa manusia. Tetapi memiliki perbedaan signifikan dalam cara kerja, keunggulan, serta penggunaan terbaiknya.
ChatGPT dikenal dengan kemampuannya dalam percakapan yang alami, kreativitas, dan pembuatan konten.
Sementara DeepSeek lebih unggul dalam tugas-tugas teknis seperti analisis data, pemrograman, dan pemecahan masalah kompleks. Lalu, mana yang lebih cocok untuk kebutuhan kalian?
Berikut perbedaan antara ChatGPT dan Deepseek, termasuk fitur, performa, serta kelebihan dan kekurangannya, sebagaimana dilansir dari Jagranjosh.com:
- DeepSeek menggunakan arsitektur Mixture of Experts (MoE), yang berarti hanya sebagian kecil dari 671 miliar parameternya yang aktif saat menerima permintaan. Ini membuatnya lebih efisien dan cepat, terutama dalam tugas teknis seperti matematika dan pemrograman.
- ChatGPT, di sisi lain, menggunakan transformer tradisional, yang mengaktifkan semua parameternya sekaligus. Ini membuatnya lebih fleksibel dalam berbagai tugas, tetapi bisa kurang efisien dalam beberapa kasus.
- DeepSeek lebih unggul dalam tugas-tugas teknis seperti pengkodean, analisis data, dan pengambilan informasi akurat.
- ChatGPT lebih baik dalam percakapan, mendongeng, menulis kreatif, dan menjawab pertanyaan umum dengan lebih luwes.
- DeepSeek memiliki kecepatan respons yang lebih tinggi, terutama untuk pertanyaan teknis, dan biaya langganannya lebih murah (mulai dari USD 0,50 per bulan).
- ChatGPT lebih mahal dengan harga USD 20 per bulan, tetapi menawarkan fitur yang lebih luas dan pemahaman lebih mendalam terhadap berbagai konteks.
- DeepSeek lebih terbatas dalam membahas topik sensitif karena aturan moderasi yang dipengaruhi oleh pemerintah Tiongkok.
- ChatGPT memiliki cakupan informasi lebih luas, tetapi masih bisa mengalami bias berdasarkan data latihannya.
Jika kalian membutuhkan AI untuk tugas teknis dan analisis cepat, DeepSeek bisa menjadi pilihan yang lebih efisien. Namun, jika kamu mencari AI yang lebih fleksibel untuk percakapan dan pembuatan konten, ChatGPT pilihan yang lebih baik.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
