
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama BPKH dan BPH melakukan audiensi dengan Ketua KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/1). (KPK)
JawaPos.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pendampingan dan pengawasan dalam penyelenggaraan haji 2025.
Hadirnya KPK dinilai dapat memberikan efek kejut bagi siapapun yang berniat menyalahgunakan kewenangan.
Saat ini, terang Nasaruddin, sudah ada Perpres yang mengatur bahwa BPH akan fokus dalam penyelenggaraan haji tahun depan. Sehingga diyakini tidak ada tumpang tindih kewajiban.
“Di samping pengawasan dan kontrol dari KPK berdampak secara psikologis bagi oknum yang main-main dengan penyelenggaraan haji,” kata Nasaruddin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/1).
Nasaruddin mengatakan, pihaknya menyampaikan seluruh potensi rawan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji kepada KPK. Hal ini penting agar KPK bisa memberikan pendampingan, sehingga pelaksanaan ibadah haji 2025 dapat berjalan optimal.
"Supaya nanti bersama-sama dari awal KPK ikut mendampingi kami dan insya Allah kami selaku menteri agama masih bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan ibadah haji ini," ucap Nasaruddin.
Sementara, Ketua KPK Setyo Budiyanto menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas fungsi masing-masing lembaga. KPK mendorong pengelolaan dana haji secara transparan dan akuntabel dalam bentuk dukungan pengawasan.
“Dalam konteks ini, KPK akan mendampingi bagaimana tata kelola penyelenggaraan haji yang sebaik-baiknya,” ucap Setyo.
Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, lanjut Setyo, KPK menindaklanjuti pengawasan penyelenggaraan haji. Karena itu, KPK mendorong agar Kemenag, BPKH, dan BPH saling bersinergi, sehingga tidak tumpang tindih dalam pengelolaan penyelenggaraan haji.
“Agar tidak tumpang tindih, kami perlu mengkaji pembagian tugas, baik sebagai regulator dan operator haji antara Kemenag, BPKH dan BPH. Sehingga, tercipta harmonisasi regulasi dan hubungan kelembagaan. Berikutnya, KPK akan mengawasi transparansi dana haji yang dikelola, mengingat dana haji ini tidak sedikit,” pungkas Setyo.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
