JawaPos.com - Pihak keluarga mengkonfirmasi bahwa Brigjen TNI (Purn) Hendra Hendrawan Ostevan pamit meninggalkan rumah untuk mengurus tanah di wilayah Tangerang, Banten pada Kamis (9/1). Dari rumah, pensiunan TNI AD dengan pangkat terakhir jenderal bintang satu itu mengendarai Toyota Vios bernomor polisi B 1606 LB.
Berdasar keterangan Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, rekaman Closed Circuit Television (CCTV) menunjukkan bahwa Brigjen Hendra Hendrawan mengemudikan mobil tersebut seorang diri. ”Dari beberapa CCTV yang kami dapatkan, terlihat korban nyetir sendiri,” kata dia pada Kamis (16/1). Pihak keluarga juga membenarkan hal itu.
Data dan informasi lainnya mencatat bahwa purnawirawan TNI yang pernah berdinas di Badan Intelijen Negara (BIN) itu tidak hanya berkendara ke Tangerang. ”Dari rumah, berdasarkan keterangan keluarga ke Tangerang. Dari situ berdasarkan analisa IT, korban ini berputar-putar sampai ke Bogor, ke Senen, ujungnya ke Cilincing, terakhir ke Marunda tersebut,” terang Ressa.
Sejak berangkat dari rumah hingga menceburkan diri ke laut di Perairan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), Brigjen Hendra Hendrawan berkendara menggunakan mobil yang sama. Yakni Toyota Vios. Mobil berjenis sedan itu merupakan kendaraan keluaran 2007. Usia kendaraan tersebut sudah 18 tahun. Nyaris 20 tahun pemakaian.
Selain itu, pada laman tersebut juga tertera warna mobil yang terdaftar di Samsat. Yakni Hitam Metalik. Sementara kapasitas mesin mobil itu adalah 1.497 cc. Saat ini, harga jual yang tertera pada laman yang sama sebesar Rp 84 juta. Merujuk data dari sejumlah lokapasar, Toyota Vios 1.5 G MT lansiran 2007 memang berada pada rentang harga Rp 60 juta-Rp 80 juta. Harga tergantung kondisi kendaraan.