Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 21.45 WIB

Istri Terduga Pelaku Penusukan Aktor Sandy Permana Turut Diperiksa

Kepolisian mengantongi identitas pembunuh aktor Sandy Permana, 46 yang ditemukan bersimbah darah di Perumahan TNI/Polri Umum, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu, (12/1). (@sandhypermana30) - Image

Kepolisian mengantongi identitas pembunuh aktor Sandy Permana, 46 yang ditemukan bersimbah darah di Perumahan TNI/Polri Umum, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu, (12/1). (@sandhypermana30)

 
JawaPos.com - Sebanyak empat orang saksi diperiksa atas kasus tewasnya aktor sinetron 'Mak Lampir' Sandy Permana, 46, di Perumahan TNI/Polri Umum, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/1). 
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi menuturkan, pihaknya bersama Polsek Cibarusah dan Polres Metro Bekasi terus melakukan penyidikan tewasnya Sandy Permana. 
 
Ke empat orang saksi yang saat ini telah diperiksa ialah dua orang saksi mata, istri terduga pelaku, dan petugas keamanan setempat. "Saksi kedua itu adalah istri dari orang yang berkelahi dengan korban," ujar Ade Ary, Senin (13/1).
 
 
Ia menjelaskan, terdapat dua saksi mata yang melihat Sandy Permana tengah berkelahi dengan seorang pria yang merupakan tetangganya itu. 
 
Diketahui, sekitar pukul 07.00 WIB pagi, Sandy sempat mengendarai motor listrik menuju sebuah danau untuk menemui seseorang. Lokasi danau tersebut tidak jauh dari tempat dirinya ditemukan tewas.
 
Tidak diketahui pasti apa yang dibicarakan Sandy dengan orang tersebut. Namun, setelah pertemuan itu, Sandy melanjutkan perjalanan ke rumah temannya yang berinisial LA. 
 
"Berdasarkan fakta yang ditemukan diduga ada saksi yang melihat bahwa ada seorang laki-laki yang sedang berkelahi dengan korban, ini masih didalami," jelasnya. 
 
Tragisnya, setibanya di depan rumah temannya, Sandy sudah dalam kondisi bersimbah darah. Ia tergeletak di depan rumah dan tidak sempat masuk ke dalam.
 
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera membawa Sandy ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawa Sandy tidak tertolong, dan ia dinyatakan meninggal dunia.
 
"Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit. Namun, korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," terangnya.
 
Jasad Sandy telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.
 
Pada tubuh korban, ditemukan adanya sejumlah luka. Diantaranya, luka pada kepala bagian kiri, leher sebelah kiri belakang telinga sepanjang 4 centimeter, luka di pipi kiri dan juga luka robek di perut kiri. 
 
"Tim gabungan akan mengusut tuntas dan menangkap pelakunya dan nanti akan kami update lagi,” katanya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore