Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 00.33 WIB

Ancam Keselamatan Wisatawan, Menhut Tutup Sementara Lima Gunung untuk Pendakian Saat Nataru

Ilustrasi: Gunung Gede-Pangrango di Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

 
JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memutuskan menutup lima gunung untuk kegiatan umum dalam momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Keputusan itu diambil untuk keselamatan wisatawan atau pengunjung. Pasalnya kelima gunung tersebut, saat ini dalam kondisi berisiko atau berbahaya. 
 
Keputusan tersebut disampaikan Raja saat kunjungan kerja di Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Jumat (27/12). Kelima gunung yang ditutup untuk aktivitas pendakian itu adalah, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, dan Gunung Merapi. Kemudian Gunung Merbabu serta Gunung Rinjani. 
 
Pada kesempatan itu, Raja mengumumkan penutupan jalur pendakian 5 gunung selama libur Nataru. Dia mengatakan hal ini berkaitan dengan faktor keamanan dan keselamatan masyarakat. Selain itu, Raja juga mengatakan keputusan ini juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh Menteri Kabinet Merah Putih memperhatikan keselamatan warga di libur Nataru. 
 
 
"Demi keamanan dan keselamatan selama Nataru seperti diperintahkan Pak Presiden Prabowo, 5 pendakian yaitu Gunung Gede Pangrango, Halimun Salak, Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Rinjani saya umumkan ditutup," jelas politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu. Dia menegaskan keputusan itu karena perintah Presiden, agar Nataru ini berjalan dengan aman. Serta jangan sampai ada korban jiwa karena satu dan lain hal. 
 
Raja mengatakan penutupan jalur pendakian di 5 gunung ini lantaran kondisi cuaca yang ekstrem. Ia juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. "Dengan segala hormat pendakiannya di hentikan karena cuaca ekstrem, dan juga masukan dari pihak terkait, BMKG, Balai Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, 5 pendakian tersebut dihentikan," ujarnya. 
 
Sebelumnya diketahui Menhut Raja Antoni melakukan pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru pada 23 Desember 2024. Jalur pendakian Semeru kembali dibuka setelah 5 tahun di tutup akibat pandemi Covid-19, kebakaran, dan erupsi. Menhut Raja Antoni juga langsung melakukan pengecekan jalur dari Ranu Pani, Ranu Kumbolo hingga Tanjakan Cinta. Demi keselamatan, jalur pendakian Semeru dibuka untuk umum hingga Ranu Kumbolo. 
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore