Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Maret 2026, 16.20 WIB

Pemerintah Mulai Reforestasi 2.557 Hektare Lahan Tesso Nilo, Menhut: Upaya Pemulihan Ekosistem

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, menyikapi reforestasi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Selasa (3/3). (Istimewa) - Image

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, menyikapi reforestasi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Selasa (3/3). (Istimewa)

JawaPos.com - Reforestasi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo seluas 2.557 hektare resmi dimulai. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, menyatakan langkah ini sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem yang telah lama menghadapi berbagai persoalan.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai melakukan reforestasi, menghijaukan kembali, menghutankan kembali Taman Nasional Tesso Nilo. Ini adalah rangkaian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kembali ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo,” kata Raja Juli Antoni di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Selasa (3/3).

Menurutnya, persoalan di Tesso Nilo bukanlah masalah baru, melainkan telah berlangsung lama dan bersifat kompleks. Namun, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, permasalahan tersebut mulai dapat diurai secara bertahap.

“Persoalan Tesso Nilo ini adalah persoalan yang sudah menahun, bukan persoalan yang terjadi kemarin sore. Persoalan yang sudah melapuk karena memang sudah akut. Namun alhamdulillah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto persoalan ini mulai dapat kita urai,” ucapnya.

Ia menjelaskan, beberapa bulan lalu pemerintah telah melakukan relokasi lahan bagi masyarakat yang sebelumnya berkebun di kawasan tersebut sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Selain itu, pemerintah juga melakukan penertiban dan pemusnahan kebun sawit di wilayah taman nasional.

“Teman-teman yang berkebun di Tesso Nilo mendapat lahan pengganti sebagai bagian dari upaya kita mencari titik temu, bukan titik tengkar. Mengurai persoalan, bukan menambah kusut benang yang memang sudah kusut,” tegasnya.

Target reforestasi pada 2026 mencakup 2.557 hektare dengan dukungan lintas sektor. Kegiatan peluncuran reforestasi dilakukan di area seluas kurang lebih 400 hektare dengan penanaman 2.000 bibit pohon sebagai tahap awal dari total target pemulihan seluas 69.000 hektare.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Haryanto, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriono. Menurutnya, dukungan dari stakeholder terkait dapat mempercepat proses pemulihan lahan.

“Insyaallah dengan dukungan semua pihak, terutama Pak Gubernur, Pak Pangdam, Pak Kajati, Pak Kapolda, Pak Bupati, seluruh pemangku kepentingan yang ada, Taman Nasional Tesso Nilo yang sangat kaya dan terkenal di dunia ini akan dapat kita pulihkan. Insyaallah anak cucu kita bisa mendapat anugerah dari apa yang kita kerjakan hari ini,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore