
Anggota Kepolisian mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Kawasan Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2022). Apel yang diikuti oleh 2.195 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait tersebut dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023.FO
JawaPos.com - Pasukan elite Polri, Korps Brigade Mobil (Brimob) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) hari ini pada Kamis (14/11).
Sebagai korps pasukan elite, Brimob memiliki tugas utama dalam memberantas kejahatan dengan intensitas dan dosis tinggi. Korps Brimob memiliki perjalanan panjang dalam memperjuangkan bangsa pada masa kemerdekaan hingga melawan separatisme pada masa awal Republik Indonesia.
Berikut sejarah kelahiran Korps Brimob Polri. Dilansir dari stihppeloporbangsa.ac.id, pada Rabu, (13/11), pasukan elite Polri itu merupakan cikal-bakal dari organisasi polisi bentukan Jepang yaitu Tokubetsu Kaisatsu Tai. Kemudian organisasi tersebut beralih nama saat Indonesia merdeka dengan nama Polisi Istimewa, Mobil Brigade (Mobrig), dan terakhir berubah menjadi Brigade Mobil (Brimob).
Sejak Maret 1943 hingga Desember 1944, Jepang secara intensif membentuk beberapa organisasi semimiliter dan militer di Indonesia, antara lain:
Keibodan (Barisan Pemuda Pembantu Polisi)
Organisasi ini berfungsi untuk memelihara keamanan dan ketertiban daerah setempat.
Heiho (Pembantu Prajurit)
Organisasi ini berfungsi untuk membantu tentara Jepang, baik di garis depan maupun belakang.
Peta (Pembela Tanah Air)
Organisasi ini merupakan militer penuh yang dibentuk atas kehendak bangsa Indonesia, karena pemerintah militer Jepang menghendaki bantuan militer dari penduduk Indonesia.
Tokubetsu Keisatsu Tai
Organisasi tenaga cadangan polisi yang dapat digerakkan dengan cepat dan memiliki mobilitas tinggi, serta dapat berperan sebagai tenaga tempur.
Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, tepat pada 21 Agustus 1945 Inspektur Polisi M. Jasin menyatakan bahwa lembaga polisi ini mendukung kemerdekaan Indonesia sehingga statusnya menjadi Polisi Republik Indonesia.
Satu tahun kemudian, pada 14 November 1946 Polisi Istimewa dilebur menjadi Mobile Brigade (Mobrig) atau sekarang Brimob.
Berdasarkan surat Menteri Kepala Kepolisian Negara No. Pol. 23/61 tanggal 12 Agustus 1961 menetapkan 14 November 1961 sebagai hari Mobile Brigade ke-16. Presiden pertama RI Soekarno menyerahkan pataka "Nugaraha Cakanti Yana Utama" sebagai penghargaan pemerintah atas pengabdian dan kesetiaan Mobrig. Selain itu, Presiden Soekarno mengubah nama Mobrig menjadi Brimob selaras dengan kaidah bahasa Indonesia.
Dilansir dari satbrimobpoldasumut.id, pada Rabu, (12/11) bahwa Tokubetsu Keisatsu Tai beranggotakan para polisi muda pemuda polisi. Institusi ini didirikan di seluruh karesidenan di Jawa.
Korps polisi ini memiliki persenjataan lebih lengkap dari polisi reguler. Lalu, para calon anggotanya dilatih dengan metode pendidikan militer dari militer Jepang. Setiap pemimpin kompi mendapat pangkat Letnan Satu (Lettu).

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
