Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Oktober 2024 | 15.15 WIB

Ahli Paparkan Idealnya Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran untuk Atasi Masalah Gizi pada Anak dan Ibu Hamil

Para siswa menyantap menu makan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MGB) untuk jenjang SMA di SMAN 70 Jakarta, Rabu (9/10/2024).  (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com) - Image

Para siswa menyantap menu makan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MGB) untuk jenjang SMA di SMAN 70 Jakarta, Rabu (9/10/2024). (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Program makan bergizi gratis yang menjadi andalan di era kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih terus menjadi perbincangan. Belum dilaksanakan, program ini menjadi sorotan karena membutuhkan anggaran hingga Rp 800 miliar per hari. 

Lantas, secara ideal, bagaimana seharusnya program makan bergizi gratis ini dilaksanakan agar anak dan ibu di Indonesia tak lagi mengalami masalah gizi dan stunting?
 
Terkait hal itu, Dokter Spesialis Konsultasi Gizi Klinik, dr. Jovita Amelia, MSc, Sp.Gk, mengatakan bahwa idealnya, makanan bergizi itu mesti mengandung tiga unsur. 
 
"Menu makan bergizi itu harus yang lengkap mengandung karbohidrat terutama karbo kompleks, protein, dan lemak baik," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (19/10).
 
"Contoh nasi dengan protein hewani, protein nabati, dan sayur," sambung dr. Jovita.
 
Adapun frekuensi makan bergizi dengan unsur-unsur di atas seharusnya dilakukan setiap hari untuk memperbaiki masalah gizi pada anak di Indonesia. 
 
"Frekuensinya harus tiap hari dong, menu makan bisa diganti-ganti dengan komposisi yang harus ada, yaitu karbohidrat terutama jenis karbo kompleks, protein dan lemak baik," tuturnya.
 
dr. Jovita bahkan menyebut seharusnya makan bergizi itu terus dikonsumsi secara teratur dalam frekuensi tiga kali makan sehari.
 
"Sebenernya ya kurang (kalau makan bergizi satu kali). Tapi, ada satu kali makan yang cukup makro dan mikronutriennya masih lebih baik daripada tidak sama sekali," tegasnya.
 
Di sisi lain, ia juga menerangkan bahwa terutama pada anak-anak dan ibu hamil atau menyusui, sebaiknya setiap makan harus memenuhi unsur gizi yang baik. 
 
"Makan terutama anak dan ibu hamil, menyusui baiknya teratur agar kecukupan energi dan nutrient terpenuhi. Jadi makan pagi, siang, dan malam," pungkasnya. 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore