
Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Mabes TNI telah menyiapkan operasi khusus untuk mengamankan VVIP dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada Minggu (20/10). Untuk mendukung operasi tersebut, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI melakukan BKO personel yang mereka miliki kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Berdasar informasi dari akun media sosial resmi Puspom TNI, total ada sepuluh personel Puspom TNI yang BKO ke Paspampres. ”Melaksanakan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) Paspampres dalam rangka mendukung pengamanan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia tahun 2024,” tulis Puspom TNI.
BKO tersebut dilaksanakan di Markas Komando Paspampres pada Senin (14/10). Sepuluh orang personel Puspom TNI itu bertugas di bawah komando Kapten Cpm Benny Antoni.
”Dalam rangka persiapan pengamanan acara pelantikan, para personel Puspom TNI mengikuti berbagai materi penting. Salah satu materi utama adalah pembekalan Subsatgas Walmor,” terang Puspom TNI.
Mereka diberi gambaran umum berkenaan dengan mekanisme dan langkah-langkah yang akan dijalankan selama pelaksanaan tugas pengawalan dan pengamanan VVIP. Selain itu, para personel BKO itu juga menerima penyuntikan vitamin dari Detasemen Kesehatan Paspampres guna memastikan kondisi fisik yang prima selama menjalankan tugas.
Dalam keterangan yang sama Puspom TNI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut ditutup dengan gladi maket rangkaian kawal dan simulasi penting yang bertujuan untuk memastikan kesiapan maksimal dalam pengawalan VVIP saat acara pelantikan berlangsung. Diharapkan dengan adanya pembekalan dan latihan tersebut, pengamanan dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai rencana.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto menyampaikan bahwa Mabes TNI terus menyiapkan pengamanan VVIP dalam pelantikan presiden terpilih dan wakil presiden terpilih. TNI akan melaksanakan operasi khusus untuk mengamankan VVIP dalam agenda tersebut.
”TNI akan menggelar operasi pengamanan VVIP dalam rangka pelantikan Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” ungkap Hariyanto kepada awak media di Jakarta.
Operasi tersebut akan berlangsung lebih kurang delapan hari. Perwira tinggi TNI AD dengan dua bintang di pundak itu menyampaikan bahwa operasi pengamanan VVIP dalam agenda pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih akan dilaksanakan mulai Rabu (16/10) sampai Rabu (23/10). Persiapan menjelang operasi tersebut dilaksanakan meliputi penyiapan personel dan materiil. Tidak hanya itu, TNI juga melakukan pembagian tugas secara terperinci.
”Dengan urutan yang dilaksanakan yaitu gelar personel dan materiil di Silang Monas Jakarta, melaksanakan TFG (Tactical Floor Game), gladi rangkaian (untuk pejabat dan tamu undangan negara asing), pengamanan jalannya sidang paripurna MPR Republik Indonesia, sampai dengan acara selesai secara keseluruhan,” beber Mayjen Hariyanto.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
