
Pembukaan kegiatan Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Kementerian Agama yang dipusatkan di Badung dan Bangli, Bali. (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya melakukan digitalisasi pelayanan umat. Salah satunya dengan menghadirkan pelayanan umat berbasis digital yang bersifat premium dan terjangkau. Sehingga pelayanan umat bisa lebih mudah, cepat, dan menjangkau secara luas.
Pengembangan digitalisasi pelayanan umat itu, menjadi tema utama dalam Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Kemenag. Kegiatan visitasi ini difokuskan di Bangli dan Badung, Bali.
Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Arskal Salim mengungkapkan bahwa visitasi tersebut mencakup kunjungan ke dua lokus utama. Yaitu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli dan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung. "Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk proyek perubahan, sekaligus membangun jaringan dengan pemerintah daerah di Bali," ujar Arskal.
Arskal mengatakan PKN II kali ini mengusung tema Digitalisasi Layanan Umat yang Premium dan Terjangkau. Dengan fokus pada dua sub-tema. Yaitu penguatan digitalisasi layanan umat dalam pengentasan dan pemberdayaan di Kabupaten Badung, serta penguatan digitalisasi layanan keagamaan di Kabupaten Bangli.
"Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik dalam digitalisasi layanan keagamaan dan administrasi publik," jelas Arskal.
Sementara itu, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Muhibuddin mengatakan, Kabupaten Badung sebagai contoh utama dalam penerapan teknologi digital yang mendukung layanan berkualitas dan berdampak signifikan bagi UMKM. Dia menjelaskan bahwa kepemimpinan strategis dalam memanfaatkan teknologi digital dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan perekonomian.
"Badung telah mengoptimalkan teknologi digital di berbagai sektor, terutama pariwisata dan UMKM. Inisiatif seperti aplikasi 'Indahnya Terang Bulan' dan program Klinik UMKM membuktikan bahwa transformasi digital sangat berpengaruh dalam mendukung ekonomi masyarakat," ujar Muhibuddin dalam keterangannya Minggu (8/9).
Muhibuddin menjelaskan sebagai pusat pariwisata internasional dengan destinasi seperti Kuta, Nusa Dua, dan Uluwatu, serta potensi agrowisata di bagian utara, Badung melibatkan masyarakat dalam pengembangan wisata berbasis pertanian. Selama visitasi, Muhibuddin dan peserta lainnya mengamati berbagai inovasi yang diterapkan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung dalam mendukung UMKM.
Muhibuddin mengatakan adanya program seperti Klinik UMKM, telah memberikan pelatihan dan pendampingan serta platform e-commerce. Tujuannya untuk memperluas pasar produk lokal terbukti efektif dalam memperkuat ekonomi kreatif.
Dia menilai pelajaran dari visitasi ini sangat relevan untuk pengembangan kepemimpinan di daerah lain. Ia percaya bahwa adopsi teknologi digital di Badung dapat menjadi contoh bagi seluruh Indonesia dalam memperkuat layanan publik dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
"Kepemimpinan di Badung menunjukkan pentingnya kolaborasi, transparansi, dan inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera diimplementasikan," pungkas Muhibuddin.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
