Ilustrasi CPNS. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2024 masih dibuka sejak 20 Agustus hingga 6 September mendatang. Adapun hingga pukul 14.00 WIB, jumlah pelamar CPNS 2024 tercatat mencapai 727.465 orang.
Sebelum melakukan pendaftaran CPNS, setiap pelamar diwajibkan untuk menyiapkan sejumlah dokumen. Salah satunya surat lamaran CPNS 2024 yang harus sesuai dengan format yang ditetapkan oleh masing-masing Kementerian/Lembaga (K/L).
Dalam dokumen itu, pelamar diwajibkan membeberkan identitas mulai dari nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan hingga jabatan apa yang akan dilamar.
Tak hanya itu, sebelum akhirnya ditandatangani dan dikirim secara daring melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), para pelamar juga diwajibkan untuk menyiapkan materai elektronik senilai Rp 10.000.
Sebagai referensi, berikut ini berbagai contoh surat lamaran CPNS 2024 mulai dari Kemenkumham hingga Otorita Ibu Kota Nusantara.
Contoh Surat Lamaran CPNS 2024 Kemenkumham
..............................,2024
(tanggal sesuai pada saat peserta pilih/daftar instansi di portal SSCASN)
Yth. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
di Jakarta
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : …………………….…………………….……
Tempat/Tanggal Lahir : …………………….…………………….……
Jenis kelamin : Pria / Wanita *)
Pendidikan : …….. (sesuai dengan pendidikan yang dimiliki)
Jabatan yang dilamar : Dosen - Asisten Ahli
Jenis Kebutuhan : Umum / Khusus (Lulusan Terbaik/Penyandang Disabiltas) *)
Alamat : …………………….…………………….…… (sesuai domisili)
Nomor telepon/HP : …………………….…………………….……
Alamat e-mail : …………………….…………………….……
Dengan ini menyampaikan surat lamaran dan dokumen persyaratan agar dapat diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2023. Sebagai bahan pertimbangan, disampaikan dokumen kelengkapan yang telah diunggah sebagai berikut:
- Surat pernyataan dibubuhi e-meterai Rp. 10.000,- dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam;
- Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) asli atau Surat Keterangan Perekaman e-KTP asli yang masih berlaku yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)/ Instansi yang berwenang;
- Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir asli dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil);
- Pas foto terbaru ukuran 4x6 dengan pakaian formal dan latar belakang berwarna merah;
- Surat keterangan berbadan sehat dari dokter Rumah Sakit Pemerintah atau Rumah Sakit TNI/Polri (asli);
- ljazah asli atau Surat Keterangan Lulus (SKL) asli bagi lulusan tahun 2023;
- Transkrip nilai asli atau transkrip nilai sementara asli bagi lulusan tahun 2023;
- Surat penyetaraan ijazah dan transkrip nilai (asli) dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi; **)
- Cetakan tangkapan layar (screen capture) Direktori Hasil Akreditasi Program Studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang memuat status akreditasi dan program studi pelamar yang berasal dari laman https://banpt.or.id atau surat akreditasi yang dikeluarkan oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang dimiliki perguruan tinggi pelamar;
- Surat keterangan dokter (asli) yang menerangkan jenis disabilitas paling tinggi tingkat/derajat 2 (dua) dari Rumah Sakit Pemerintah atau Rumah Sakit TNI/Polri; *)
- Tautan (link) Youtube berisi video singkat kegiatan sehari-hari pelamar dalam menjalankan aktivitas sesuai jabatan yang akan dilamar yang menunjukkan kondisi fisik pelamar. *)
Demikian surat lamaran ini dibuat. Adapun seluruh data dan dokumen yang saya unggah adalah benar. Apabila di kemudian hari ditemukan dokumen yang tidak benar, maka saya menerima keputusan panitia membatalkan keikutsertaan/kelulusan saya pada seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2023.
Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
(ditandatangani di atas materai)
(nama_lengkap)
Keterangan:
*) Coret atau hapus yang tidak perlu.
**) Dipenuhi oleh pelamar lulusan perguruan tinggi luar negeri.
*) Dipenuhi oleh pelamar jenis kebutuhan Penyandang Disabilitas.