
Ilustrasi orang yang pemarah (Freepik/benzoix)
JawaPos.com - Gen Z atau Generasi Z adalah orang yang lahir sekitar 1997 hingga 2012, dan kini mereka berumur 12 sampai 27 tahun.
Melansir dari laman BPS Tasikmalaya, fakta mengejutkan bahwa pada Agustus 2023 tercatat 22.25 persen dari 44.7 juta kalangan Gen Z yang menganggur di Indonesia dengan keterangan tidak bekerja, berpendidikan, atau pelatihan.
Hal yang mengkhawatirkan ketika jutaan Gen Z ini mendominasi angka pengangguran di Indonesia di usianya yang sangat produktif.
Mengutip dari laman Artikel Fraksi PKS, hal yang mengejutkan lagi angka pengangguran Gen Z di perkotaan lebih besar yakni sebanyak 5,2 juta dibandingkan dengan Gen Z di pedesaan yang sebanyak 4,6 juta.
Padahal, secara wilayah geografis di perkotaan tentunya lebih mudah untuk mencari kerja, berbisnis, mengenyam pendidikan, atau mengikuti pelatihan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengungkapkan fenomena ini menjadi ancaman serius bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Kurniasih menyebutkan jika bonus demografi ini tidak diiringi hadirnya kesempatan kerja yang besar bagi generasi muda, maka akan menciptakan bom waktu.
Alasan dari Gen Z mendominasi angka pengangguran di Indonesia ini karena dari sisi pendidikan tinggi, kini semakin mahal sementara persyaratan kerja tertera harus sudah berpengalaman dan ada batasan usia.
Kurniasih memberi paparan bahwa perlakuan kepada Gen Z tidak bisa disamakan dengan generasi sebelumnya. Harus ada treatment khusus dari segi pendidikan dan dunia kerja, pertajam skill yang sesuai dan beri kesempatan kerja seluas-luasnya.
Jika jutaan Gen Z jadi pengangguran, maka bagaimana mereka bisa survive atau bertahan hidup ditengah harga bahan pokok meningkat?
Melansir dari laman Artikel Finansialku, ada 4 cara yang bisa digunakan Gen Z untuk tetap survive menghadapi fenomena ini, diantaranya :
1. Menggunakan Uang Tabungan untuk Kehidupan Sehari-hari
Disinilah pentingnya mengatur uang sejak dini, ketika kamu masih menjadi mahasiswa bukan berarti bebas mengeluarkan uang begitu saja.
Menyimpan uang untuk dana darurat tak kalah penting dibandingkan harus nongkrong di cafe, lalu belajarlah untuk investasi.
2. Mengikuti Berbagai Kegiatan

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
