Peta pusat gempa bumi yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (23/7/2024) (ANTARA/HO-Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan gempa tektonik yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Selasa siang, merupakan gempa dangkal yang tak berpotensi tsunami, dikutip dari ANTARA.
"Gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme thrust fault yang tidak berpotensi menimbulkan tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Selasa (23/7).
Menurut dia, episenter gempa berskala 5,7 magnitudo tersebut berada di laut dengan kedalaman 18 kilometer dan berjarak sejauh 32 kilometer ke arah Barat Laut Kepulauan Mantawai, Sumatera Barat.
Gempa dengan titik koordinat 1,72° LS ; 99,54° BT itu sempat menimbulkan guncangan yang dirasakan masyarakat beberapa saat di daerah Kepulauan Mentawai dengan skala intensitas III - IV MMI.
Getaran dengan skala intensitas III-II MMI juga dirasakan oleh masyarakat Sumatera Barat lain pada wilayah Kota Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kota Padang Panjang pada pukul 10:10 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan tim BMKG sampai saat berita ini dipublikasikan belum mendapati adanya aktivitas gempa bumi susulan dan dampak kerusakan yang terjadi.
Dengan demikian, BMKG mengharapkan masyarakat setempat tidak terpengaruh oleh banyaknya informasi tak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa dan dampak lanjutan dari gempa di Mentawai tersebut.
Meskipun memang berdasarkan data sejarah dari Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat terakhir diguncang gempa dengan skala 6,0 magnitudo yang masuk dalam kategori merusak pada 2 Februari 2019. Saat itu sebanyak 15 unit rumah dan satu unit gereja rusak berat di Kecamatan Sikakap.
Untuk itu Daryono menegaskan bahwa pihaknya akan selalu memberikan informasi perkembangan atas kondisi tersebut memanfaatkan berbagai kanal media sosial infobmkg sehingga masyarakat bisa tetap tenang seraya meningkatkan kewaspadaan.
Sekaligus pula memberikan informasi terfaktual seputar potensi gempa bumi kepada pemerintah provinsi/kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dapat menjadi rujukan tindakan lanjutan untuk diteruskan kepada pemerintah tingkat kelurahan/desa di masing-masing daerah.
"Pastikan informasi itu resmi hanya bersumber dari BMKG, atau instansi yang membidangi lainnya," kata Daryono.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022