
Helikopter PK-WSP type Bell 505 milik PT Whitesky Aviation jatuh akibat terlilit tali layangan. (Rekaman amatir warga)
JawaPos.com–Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan telah menerima laporan kecelakaan helikopter yang jatuh di Bali pada pukul 15.33 wita, Jumat (19/7).
Kepala Bagian Kerja Sama Internasional Humas dan Umum Ditjen Hubud Mokhamad Khusnu mengatakan, dalam laporan itu diketahui helikopter yang jatuh di Bali akibat terlilit tali layangan.
”Kecelakaan helikopter PK-WSP type Bell 505 milik PT Whitesky Aviation di Suluban Pecatu, Kuta Selatan, Bali pada Jumat (19/7) pukul 15.33 akibat terlilit tali layangan,” kata Khusnu dalam keterangan tertulis, Jumat (19/7).
Lantas, bagaimana spesifikasi Helikopter Bell 505 yang jatuh di Bali tersebut?
Mengutip laman airspace review disebutkan helikopter Bell 505 dikategorikan sebagai helikopter ringan serbaguna. Helikopter itu dikembangkan Bell Textron, Kanada.
Heli yang mendapat julukan resmi Jet Ranger X tak hanya dimanfaatkan operator sipil. Helikopter tipe itu juga diminati pula oleh instansi militer dan penegak hukum.
Saat ini, lebih dari 200 unit Bell 505 diproduksi sejak 2014. Digunakan operator dari AS, Jamaika, Montenegro, Jepang, Vietnam, dan juga Indonesia.
Di Tanah Air, salah satu pengguna Bell 505 adalah Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) yang tiba pada 8 Desember 2021. Heli itu digunakan sebagai heli latih.
Dari sisi kapasitas penumpang, Bell 505 hanya cukup diawaki satu orang pilot, 4 penumpang, dan muatan hingga 680 kg. Untuk spesifikasinya, Bell 505 berdimensi panjang 12,93 meter, tinggi 3,25 meter, dan diameter rotor utama 11,28 m.
Helikopter ini memiliki berat lepas pantai maksimum (MTOW) 1.669 kg yang ditenagai mesin turboshaft Safran Arrius 2R bertenaga 505 shp (377 kW) yang dapat mencapai kecepatan maksimum 232 km/jam. Sementara ketinggian terbang maksimum pada 5.670 m dan jangkauan operasi sejauh 617 km.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
